Pemkab Sidrap
Kamis, 18 Juni 2026 15:20 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau langsung progres pembangunan kembali Irigasi Lasireso yang sebelumnya mengalami kerusakan, Kamis (18/6/2026). Penanganan infrastruktur irigasi tersebut kini memasuki tahap akhir dan diproyeksikan segera kembali mengalirkan air ke lahan pertanian masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Syaharuddin melihat langsung proses pengecoran yang sedang berlangsung di lokasi. Ia menyampaikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan.
“Irigasi Lasireso sudah di tahap pengecoran. Hari ini pengecoran sampai besok lanjut pengeringan. Kira-kira menurut Bapak PPK-nya, empat sampai lima hari kemudian sudah bisa dialiri airnya,” ujar Syaharuddin.
Bupati mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pihak Balai dalam menangani kerusakan irigasi tersebut. Menurutnya, percepatan perbaikan sangat penting mengingat saluran itu menjadi salah satu penopang utama kebutuhan air pertanian di Sidrap.
Baca Juga:
“Ini sudah lengkap, tinggal menunggu mobil mixer bekerja lembur, kemudian proses pengeringan. Terima kasih kepada pihak Balai atas penanganannya yang cepat. Semoga ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan kembali oleh petani,” katanya.
Syaharuddin juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi cuaca yang mendukung aktivitas pertanian. Curah hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman padi menjelang musim panen.
“Kita bersyukur karena beberapa hari ini turun hujan sehingga sawah kita bagus dan subur. Tinggal perawatan menuju panen di bulan Agustus dan September,” ucapnya.
Keberadaan Irigasi Lasireso dinilai sangat strategis karena menjadi sumber pasokan air bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Maritengngae, Tellu Limpoe, dan Panca Lautang. Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap irigasi tersebut segera kembali berfungsi sehingga kebutuhan air petani dapat terpenuhi secara optimal.
Baca Juga:
Selain didukung ketersediaan air irigasi, Pemkab Sidrap juga tengah mendorong program Listrik Masuk Sawah yang kini memasuki tahap pemasangan. Kombinasi kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi pada musim tanam kedua tahun 2026.
Panen padi musim tanam kedua di Kabupaten Sidrap diproyeksikan berlangsung pada Agustus hingga September 2026 dan diharapkan semakin memperkuat posisi daerah itu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Turut mendampingi Bupati Sidrap dalam peninjauan tersebut, Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Haris Alimin, Kepala Bidang Bina Manfaat PSDA Abdul Rahman beserta jajaran Dinas PSDA, Camat Maritengngae Firman, Lurah Majelling Wattang, serta unsur terkait lainnya. (****)