Komunitas
Ini 5 Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia
MAKASSARINSIGHT.com – Jakarta mencatat AQI 175 pada Rabu pagi 17 Juni 2026 pukul 05.00 WIB, peringkat kedua kota paling berpolusi di dunia versi IQAir.
Konsentrasi PM2.5 tercatat 88,5 mikrogram per meter kubik, hampir 18 kali batas aman harian WHO sebesar 5 mikrogram. Udara kategori tidak sehat berlaku untuk semua orang, bukan hanya kelompok rentan.
Di level nasional, Tangerang Selatan justru lebih parah. AQI-nya menyentuh 192 pagi ini, tertinggi di Indonesia dan nyaris menyentuh ambang batas "sangat tidak sehat" di angka 200.
Satu-satunya kota Asia lain yang masuk daftar terburuk dunia pagi ini adalah Lahore, Pakistan, dengan AQI 382, kategori berbahaya, jauh melampaui posisi Jakarta.
Baca Juga:
- Bupati Saipul Apresiasi PT IGL dan PT BTL Lindungi Pekerja Rentan Pohuwato
- Ini Alasan Kelas Menengah Paling Terjepit Saat Ekonomi Memburuk
- Lebih Praktis, Bank Sulselbar Permudah Top Up E-Wallet Lewat Sulselbar Mobile
Udara Terburuk di Indonesia Hari Ini
Data IQAir pukul 07.30 WIB menunjukkan lima kota dengan AQI tertinggi nasional:
| Kota | AQI | Kategori |
|---|---|---|
| Tangerang Selatan, Banten | 192 | Tidak sehat |
| Surabaya, Jawa Timur | 174 | Tidak sehat |
| Jakarta | 162 | Tidak sehat |
| Tangerang, Banten | 155 | Tidak sehat |
| Palembang, Sumatra Selatan | 148 | Tidak sehat bagi kelompok sensitif |
Empat dari lima kota teratas berada di Jawa dan Banten, kawasan dengan kepadatan industri dan lalu lintas tertinggi di Indonesia.
Di sisi lain, Pekanbaru (AQI 69) dan Semarang (AQI 73) menjadi kota dengan udara terbersih hari ini. Keduanya masih masuk kategori sedang, artinya belum benar-benar bersih, tapi jauh lebih aman dibanding wilayah Jabodetabek.
Asia dalam Peta Polusi Global
Di skala Asia, Lahore kembali menjadi kasus ekstrem. Laporan IQAir 2026 mencatat seluruh 25 kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia berasal dari Pakistan, India, dan China, dengan konsentrasi PM2.5 di Pakistan mencapai 13 kali batas aman WHO.
Jakarta berdiri di antara kota-kota Afrika dan Amerika Latin dalam daftar terburuk dunia hari ini, satu-satunya dari Asia Tenggara yang masuk papan atas.
| Kota | AQI | Kategori |
|---|---|---|
| Lahore, Pakistan | 382 | Berbahaya |
| Jakarta, Indonesia | 175 | Tidak sehat |
| Kinshasa, Kongo | 163 | Tidak sehat |
| Santiago, Cile | 153 | Tidak sehat |
| Kampala, Uganda | 151 | Tidak sehat |
AQI 382 di Lahore berarti siapa pun yang beraktivitas di luar ruangan berisiko mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk orang dewasa muda yang sehat sekalipun.
Baca Juga:
- Perumda Parkir Perkuat Sinergi Kecamatan-Kelurahan Tertibkan Parkir
- Bupati Sidrap Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sulsel Jadi yang Pertama
- Harga Emas Sentuh Titik Terendah Sejak Februari, Saatnya Beli?
Apa Artinya bagi Warga Jakarta dan Tangsel Hari Ini
Kualitas udara tidak sehat (AQI 151–200) berarti masyarakat umum sudah mulai terdampak, bukan hanya lansia atau penderita penyakit paru. Anak-anak yang berangkat sekolah pagi ini, pekerja yang naik motor, atau siapa pun yang habiskan lebih dari satu jam di luar ruangan masuk dalam zona risiko.
BMKG mengimbau penggunaan masker di area dengan pencemaran tinggi. IQAir menyarankan aktivitas luar ruangan diminimalkan sampai kondisi membaik, biasanya setelah pukul 10.00 WIB saat angin mulai bergerak.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 17 Jun 2026
