Saat Ini Jabat Ketua KPK, Nilai Kekayaan Firli Dilaporkan Bertambah Rp4 Miliar

Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers (Foto: tangkapan layar Youtube KPK) (tangkapan layar Youtube KPK)

MAKASSARINSIGHT.com, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kembali menuai kontroversi usai diduga memeras tersangka kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo. Foto-foto Firli bersama mantan Menteri Pertanian itu ramai beredar di media sosial, dikaitkan dengan dugaan upaya pemerasaan sang pimpinan lembaga antirasuah. 

Terjerat kasus dugaan pemerasan, berapa sebenarnya kekayaan Firli Bahuri? Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkan Firli pada 31 Desember 2023 ia memiliki total kekayaan Rp22.864.765.633. Kekayaan itu berbentuk tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, serta kas dan setara kas.

Angka ini naik lebih dari Rp4 miliar sebelum dia menjabat Ketua KPK. Pada awal masa jabatannya, Firli melaporkan hartanya sebesar Rp18,22 miliar pada 2019. Jika dikalkulasi, setiap tahun kekayaan Firli naik sekitar Rp1 miliar. 

Baca Juga: 

Soal aset tanah dan bangunan, Firli punya delapan bidang dengan nilai total Rp10.443.500.000. Bisa dibilang tanah dan bangunan menjadi penyumbang separuh dari total kekayaannya. Rinciannya terdapat empat bidang tanah dan bangunan milik Firli terletak di Bekasi dan empat lagi di Bandar Lampung.

Tujuh bidang tanah dan bangun merupakan hasil perolehan sendiri sedangkan sebidang tanah di Bekasi seluas 250 m2/87 m2 merupakan hasil warisan yang nilainya Rp2.400.000.000. 

Kemudian berbicara isi garasi, Firli memiliki koleksi dua sepeda motor dan tiga unit mobil senilai total Rp1.753.400.000. Rinciannya terdiri atas satu unit Motor Honda Vario tahun 2007 senilai Rp2.500.000 dan Motor Yamaha N-MAX tahun 2016 senilai Rp15.000.000.

Adapun mobil terdiri dari Mobil Toyota Innova Venturrer 2.0 AT tahun 2019 senilai Rp292.000.000. Kemudian Mobil Toyota Camry 2.5 AT tahun 2021 senilai Rp593.900.000 dan terakhir Mobil Toyota LC 200 AT tahun 2012 senilai Rp850.000.000.

Berdasarkan LHKPN, Firli memiliki kas dan setara kas senilai Rp10.667.865.633. Ketua KPK itu tidak menyimpan harta dalam bentuk harta begerak lainnya, surat berharga serta harta lainnya. Ia juga tidak memiliki utang dalam LHKPN tersebut.

Baca Juga: 

Firli Bahuri lahir di Palembang pada 8 November 1963. Sebelum menjabat di KPK, Firli merupakan personel kepolisian yang lulus dari AKABRI tahun 1990. Soal kariernya ia pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden pada 2012-2014. 

Firli kemudian menduduki jabatan sebagai Wakapolda Banten di tahun 2014. Jabatan di lembaga antirasuah sebagai Deputi Penindakan KPK di tahun 2018 dan kemudian naik menjadi Ketua KPK pada 2019.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Khafidz Abdulah Budianto pada 12 Oct 2023 

Editor: Isman Wahyudi
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories