Investor dari Makassar Mau Tanam Rp30 Triliun di KE

Dermaga Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans. (Foto: KEK MBTK) (ibukotakini.com)

MAKASSARINSIGHT.com - Iklim investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kalimantan Timur, kembali mendapat angin segar. Perusahaan berbasis di Makassar, PT Nan Berkah Mineral, bersiap menanamkan modal jumbo hingga Rp30 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK), Kecamatan Kaliorang.

Langkah strategis ini menjadi sinyal positif keberlanjutan pengembangan kawasan industri terpadu di wilayah pesisir Kaltim tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Novian Prananta, mengungkapkan bahwa PT Nan Berkah Mineral bergerak di sektor gasifikasi batu bara.

“Nilai investasinya kurang lebih Rp30 triliun,” ujar Novian dikutp dari kanal Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Prokutim), Senin (12/10/2026).

Baca Juga: 

Sudah Penandatanganan MoU dengan BUPP KEK MBTK

Rencana masuknya pemodal asal Sulawesi Selatan ini tidak lagi sebatas pembicaraan awal. Investor telah resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK MBTK.

“Rekan-rekan investor sudah ber-MoU dengan BUPP selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola di sana,” jelas Novian.

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, tim investor dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan secara langsung ke lokasi KEK MBTK dalam dua pekan mendatang. Kunjungan ini bertujuan memetakan kondisi teknis sekaligus menentukan titik koordinat lahan yang akan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan.

“Direncanakan dua minggu ke depan mereka akan berkunjung ke lokasi untuk menentukan titik-titik tempat mereka berusaha,” tambahnya.

Baca Juga: 

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja di Kutim

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap rencana investasi bernilai fantastis ini dapat berjalan mulus hingga tahap realisasi industri. Kehadiran proyek gasifikasi batu bara ini diproyeksikan membawa dampak berantai (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

Selain meningkatkan gairah aktivitas ekonomi lokal, masuknya industri bernilai Rp30 triliun ini diyakini bakal membuka peluang kemitraan usaha baru serta menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan.

Dengan penentuan titik lokasi usaha yang akan berlangsung sebentar lagi, Pemkab Kutim berkomitmen terus mengawal seluruh tahapan perizinan dan administratif agar investasi PT Nan Berkah Mineral benar-benar membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat Kutai Timur.***

Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Ambarwati pada 12 Oct 2026 

Editor: El Putra
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories