Sampoerna University Perkenalkan Pendidikan Tinggi Berstandar AS di Makassar

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com – Sampoerna University memperluas akses informasi pendidikan tinggi berstandar Amerika Serikat (AS) bagi generasi muda di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui program Sampoerna University Roadshow, kampus tersebut memperkenalkan pilihan program studi, pengalaman belajar multidisipliner, hingga dukungan persiapan karier bagi calon mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung di Makassar pada Sabtu (10/10/2026) ini menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan Sampoerna University serta relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja global.

“Kami hadir di Makassar untuk membuka ruang lebih luas bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk berdiskusi secara langsung tentang pilihan pendidikan tinggi yang disesuaikan dengan minat, potensi, dan rencana masa depan mereka,” ujar Brand Manager Sampoerna Schools System, Sarah Sumadilaga.

Menurut Sarah, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan tidak hanya program studi, tetapi juga kesempatan mengembangkan kompetensi multidisipliner, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan memasuki dunia kerja global.

Baca Juga: 

Sampoerna University menawarkan program studi melalui Faculty of Business, Faculty of Engineering and Technology, Faculty of Education, serta Faculty of Arts & Science.

Universitas ini juga mengantongi akreditasi institusional dari New England Commission of Higher Education (NECHE), lembaga akreditasi pendidikan tinggi di Amerika Serikat yang juga mengakreditasi sejumlah universitas ternama, termasuk Harvard, Yale, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Menurut informasi Sampoerna University, mahasiswa berkesempatan memperoleh dua kualifikasi kelulusan, yakni ijazah sarjana yang diakui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) serta Bachelor’s Degree Certificate yang diakreditasi NECHE.

Salah satu ciri pembelajarannya adalah penerapan General Education, yakni pendidikan lintas disiplin yang memungkinkan mahasiswa mempelajari bidang di luar jurusan utama. Materinya mencakup komunikasi, humaniora, ilmu sosial dan perilaku, ilmu alam, hingga matematika.

Pendekatan tersebut dirancang untuk memperluas perspektif mahasiswa, memperkuat kemampuan berpikir kritis, dan membantu mereka memahami persoalan dari berbagai sudut pandang. Pembelajaran juga dikaitkan dengan situasi nyata melalui program magang (internship) dan pertukaran mahasiswa (student exchange).

Pendekatan ini dinilai relevan dengan perkembangan Makassar sebagai salah satu pusat konektivitas ekonomi di Indonesia Timur. Peluang ekonomi yang semakin terhubung dengan pasar nasional dan global turut meningkatkan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi serta pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Berdasarkan data yang dicantumkan dalam materi Sampoerna University, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh 5,59 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026. Sementara itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi Sulawesi Selatan tercatat 40,28 persen pada 2025.

Baca Juga: 

Di luar kegiatan akademik, Sampoerna University menyediakan dukungan belajar berupa layanan tutoring bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan tambahan. Kampus ini juga menyediakan layanan konseling untuk membantu mahasiswa menghadapi persoalan personal maupun menjaga kesehatan mental.

Persiapan memasuki dunia kerja difasilitasi melalui layanan Career Services, termasuk bimbingan karier, peninjauan CV, simulasi wawancara kerja, serta informasi kesempatan magang dan pekerjaan penuh waktu.

Sampoerna University Roadshow merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di 11 kota di Indonesia. Melalui program tersebut, calon mahasiswa dan keluarga dapat memperoleh informasi langsung mengenai program studi, pengalaman belajar, serta dukungan yang tersedia selama menempuh pendidikan.

“Kami melihat potensi besar dari generasi muda di Makassar dan Sulawesi Selatan. Harapannya, potensi tersebut dapat terfasilitasi oleh pendidikan tinggi yang sengaja dirancang untuk mewujudkan aspirasi mereka saat memasuki dunia kerja,” tutup Sarah. (****)

Editor: El Putra
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories