Makassar Kini
BPOM Pastikan Obat dan Makanan yang Beredar di Batam Aman
MAKASSARINSIGHT.com, BATAM — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Batam, Kepulauan Riau, guna memastikan keamanan dan ketersediaan obat serta makanan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar meninjau langsung sarana produksi, distribusi, hingga peredaran pangan di wilayah strategis perbatasan. Pengawasan difokuskan pada aspek keamanan, mutu, izin edar, serta ketersediaan produk bagi masyarakat.
Taruna Ikrar menegaskan bahwa sektor obat dan makanan merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya di wilayah perbatasan dengan mobilitas barang yang tinggi.
“Ketahanan obat dan makanan adalah bagian dari ketahanan nasional. Kami memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, bermutu, dan terjangkau, terutama menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Baca Juga:
- 5 Kejadian di Makassar yang Menyedot Perhatian Warga di Ramadan 2026
- Jelang Idulfitri, Pemkot Makassar Imbau Takbiran Tanpa Pawai
- DPRD Makassar Dukung Takbiran Tanpa Konvoi
Ia menambahkan, Batam menjadi wilayah prioritas pengawasan karena memiliki potensi masuknya produk ilegal. Untuk itu, BPOM memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan pengawasan berjalan optimal dari hulu hingga hilir.
Selain melakukan sidak, Taruna Ikrar juga memimpin rapat konsolidasi bersama jajaran BPOM setempat guna memperkuat strategi pengawasan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, ia turut didampingi Staf Khusus BPOM RI, dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., yang mendukung pendekatan teknis dan humanis dalam pelaksanaan pengawasan.
Kunjungan ini juga beriringan dengan agenda Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Kota Batam. Kepala Balai POM Batam, Ully Mandasari, menyampaikan bahwa kunjungan Menhan di antaranya meresmikan Masjid Bintang Amin Angkasa serta melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari kegiatan sosial dan lingkungan.
Di sela kunjungannya, Taruna Ikrar juga menunjukkan kepedulian sosial dengan berbagi tali kasih kepada para pekerja pendukung seperti satpam, tukang kebun, sopir, dan petugas kebersihan.
“Negara hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui perhatian kepada setiap elemen yang berkontribusi, termasuk mereka yang bekerja dalam diam,” ungkapnya.
Selama Ramadan, Taruna Ikrar juga aktif melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia guna memastikan keamanan pangan serta ketersediaan obat tetap terjaga secara merata.
Baca Juga:
- One Piece Season 2, Lebih Baik dan Lebih Berani
- Tiket Pesawat Garuda Mahal, Pengaruh Harga Minyak dan Mudik?
- Pemkot Makassar Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026
BPOM turut melakukan sampling dan pengujian cepat terhadap produk yang beredar. Hasil sementara menunjukkan mayoritas produk memenuhi ketentuan, meskipun ditemukan beberapa pelanggaran administratif yang langsung ditindaklanjuti.
Masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip Cek KLIK—Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa—sebelum membeli atau mengonsumsi produk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan nasional BPOM selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (*)
