Pemkot Makassar Perdana Terlibat di MIWF 2026 Internasional

Selasa, 12 Mei 2026 19:07 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

33a0ffbd-0a59-49d9-99bc-12fc61c80c5c.jpeg
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam penyelenggaraan Makassar International Writers Festival 2026. Momentum tersebut dinilai menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara festival dalam mendorong ekosistem kreatif serta budaya literasi di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dijadwalkan membuka langsung MIWF 2026 yang akan berlangsung di Benteng Rotterdam pada 14 Mei mendatang.

Kepastian itu disampaikan saat Munafri menerima audiensi panitia penyelenggara MIWF di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (12/5/2026).

Direktur MIWF, Aan Mansyur, mengatakan keterlibatan Pemkot Makassar dalam festival tahun ini menjadi energi baru bagi pengembangan MIWF ke depan. Ia menyebut penyelenggaraan MIWF 2026 juga melibatkan tiga kementerian.

Baca Juga: 

“Kegiatan kami bekerja sama dengan tiga kementerian dan kami berharap pada pembukaannya bapak nanti hadir membuka langsung kegiatan,” ujar Aan.

Festival sastra internasional tersebut akan menghadirkan partisipasi dari tujuh negara dengan total 144 program selama empat hari pelaksanaan, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Sebanyak 257 panelis dan 135 mitra kolaborator akan terlibat dalam berbagai diskusi, lokakarya, hingga program kreatif.

Aan menambahkan, sejumlah program festival juga akan dilaksanakan melalui Makassar Creative Hub.

Selain itu, sejumlah organisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar turut dilibatkan dalam pelaksanaan festival, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut Aan, pelibatan lintas dinas tersebut sejalan dengan konsep festival yang diusung tahun ini, salah satunya festival rendah karbon yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Munafri menegaskan keterlibatan Pemkot Makassar dalam MIWF bukan sekadar dukungan seremonial terhadap sebuah event, melainkan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kolaborasi kreatif yang berdampak jangka panjang bagi kota.

“Harapan kita besar karena ini kita baru pertama kali join. Artinya kita melihat dari jalannya kegiatan MIWF ini dari tahun ke tahun dan bagaimana support dari pemerintah,” ujarnya.

Menurut Appi, kehadiran festival internasional seperti MIWF harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap gagasan, jejaring global, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Baca Juga: 

“Tidak mudah mendatangkan event seperti ini. Kalau diundang, belum tentu mau datang. Tapi sekarang mereka yang justru mau berkolaborasi,” katanya.

Ia juga menekankan kepada seluruh SKPD yang terlibat agar setiap penyelenggaraan event internasional memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Harus ada sesuatu yang bisa kita dapatkan untuk menuju tahun berikutnya. Jadi bukan selesai kegiatan lalu habis begitu saja. Harus ada embrio kolaborasi yang bisa terus tumbuh,” tambahnya.

Munafri turut mendorong pelibatan lebih luas bagi generasi muda, termasuk membuka ruang partisipasi pelajar SMP dalam berbagai program edukatif MIWF. Ia berharap keterlibatan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di Kota Makassar. (*)