Jadi Bank Devisa, Bank Sulselbar Perkuat Koneksi Bisnis ke China

Kamis, 10 September 2026 15:57 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

IMG_1840.jpeg
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Bank Sulselbar terus memperkuat perannya sebagai Bank Devisa dengan membuka akses perdagangan internasional bagi pelaku usaha di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Business Connection Indonesia-China di Hotel The Rinra Makassar, Selasa (8/9/2026).

Mengusung tema “Connecting Business Opportunities Between Indonesia & China Through Bank Sulselbar’s Remittance Services”, forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha ekspor-impor serta berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas perdagangan internasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah dan pelaku usaha.

Turut hadir perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Export Center Makassar, Asosiasi Pengusaha Ekspor Indonesia, perusahaan pelayaran, serta pelaku usaha ekspor-impor.

Baca Juga: 

Forum tersebut juga menghadirkan narasumber dari Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai dan Bank of China Jakarta Branch untuk memberikan perspektif mengenai peluang bisnis dan transaksi perdagangan Indonesia-China.

Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain mengatakan, Business Connection Indonesia-China menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha, mitra bisnis, perbankan dan pemerintah dalam membuka peluang perdagangan antara Indonesia, khususnya Sulsel dan Sulbar, dengan Tiongkok.

Menurut Dwi, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi di kawasan Indonesia Timur. Potensi komoditas dan pelaku usaha di daerah tersebut perlu didukung dengan akses pasar, jaringan bisnis, pembiayaan serta layanan transaksi internasional yang memadai.

“Di sinilah Bank Sulselbar ingin mengambil peran. Sebagai Bank Devisa, kami hadir sebagai mitra bagi pelaku usaha, tidak hanya dalam menyediakan layanan perbankan, tetapi juga mendukung kebutuhan perdagangan, pengiriman dana, pembiayaan, serta transaksi dengan mitra bisnis di luar negeri,” ujar Dwi.

Melalui forum tersebut, Bank Sulselbar memperkenalkan sejumlah solusi perbankan untuk mendukung aktivitas perdagangan internasional, khususnya layanan Trade Finance dan Remittance.

Layanan tersebut juga mencakup dukungan transaksi dalam mata uang yuan China atau Chinese Yuan (CNY), yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam bertransaksi dengan mitra bisnis di Tiongkok.

Dwi menegaskan, forum Business Connection Indonesia-China tidak hanya ditujukan sebagai ruang pertukaran informasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan koneksi dan kerja sama bisnis yang konkret antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra usaha di Tiongkok.

Baca Juga: 

“Semoga pertemuan dapat berlanjut menjadi kerja sama, transaksi dan hubungan bisnis yang berkelanjutan. Bank Sulselbar siap tumbuh bersama pelaku usaha yang ada di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang membawa potensi dan produk unggulan daerah menuju pasar internasional,” katanya.

Bank Sulselbar menilai penguatan konektivitas bisnis dengan pasar Tiongkok menjadi bagian penting dalam memperluas peluang pelaku usaha daerah. Kehadiran perbankan sebagai mitra transaksi dan pembiayaan diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas pasar produknya.

Melalui Business Connection Indonesia-China, Bank Sulselbar menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem perdagangan internasional sekaligus menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam menghubungkan potensi ekonomi Sulsel dan Sulbar dengan peluang pasar global. (****)