Pemkab Sidrap
Jumat, 19 Juni 2026 08:07 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis memperkuat penyediaan data berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Pencanangan yang dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, berlangsung di Aula Saromase, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Maritengngae, Kamis (18/6/2026). Turut hadir Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sidrap Andi Asmarani, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah terkait, camat, lurah, dan kepala desa.
Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong, penyematan atribut petugas Sensus Ekonomi 2026, serta penandatanganan piagam komitmen pelaksanaan sensus oleh unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait.
Baca Juga:
Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan penting dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan, sekaligus menjaga capaian positif yang telah diraih Kabupaten Sidrap dalam beberapa tahun terakhir.
“Sensus ekonomi ini sangat dibutuhkan oleh negara. Lembaga yang diberikan kewenangan untuk melakukan pendataan yaitu BPS,” ujar Syaharuddin.
Pendataan SE2026 dilaksanakan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya, Bupati meminta seluruh pemerintah desa dan kelurahan aktif menyosialisasikan kedatangan petugas sensus kepada masyarakat.
“Pak Desa, Pak Lurah sudah kita edarkan surat pemberitahuan untuk diumumkan semuanya di masjid bahwa tim sensus akan datang melakukan pendataan. Jadi setiap salat lima waktu umumkan terus pemberitahuan tersebut sampai 31 Agustus,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus, memberikan data secara jujur dan benar, serta tidak khawatir terhadap kerahasiaan informasi yang disampaikan.
“Isi data dengan baik, jujur, akurat agar diperoleh data yang benar dan akurat. Prinsipnya terima petugas, isi data dengan benar,” tegasnya.
Menurut Syaharuddin, data yang akurat sangat diperlukan untuk memperbarui berbagai indikator pembangunan, termasuk di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Sidrap.
Ia menyebut luas lahan sawah di Sidrap diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya seiring program cetak sawah baru dan cetak sawah rakyat mandiri yang belum seluruhnya tercatat.
“Data 2021 sawah kita di Sidrap masih 50.227 hektare. Setelah saya lihat 2025 ini sawah kita bertambah dari program cetak sawah baru dan cetak sawah rakyat mandiri yang belum terdata. Itu kemungkinan jauh lebih banyak lagi,” jelasnya.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Sidrap. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 7,71 persen pada 2025 yang menjadi tertinggi di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah kita pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sulsel dengan angka 7,71 persen,” ungkapnya.
Selain itu, angka kemiskinan di Sidrap juga menunjukkan tren penurunan, dari sekitar 18 ribu jiwa pada 2024 menjadi sekitar 14 ribu jiwa pada 2025. Sementara angka stunting berhasil ditekan secara signifikan dari sekitar 8 ribu kasus menjadi sekitar 1.200 kasus.
“Makanya saya minta seluruh aparat kesehatan mulai saat orang mau hamil, pada saat hamil usahakan bebas memang mi dari stunting,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, menyampaikan seluruh tahapan persiapan SE2026 telah dilakukan guna memastikan pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas.
Sebanyak 276 mitra BPS Sidrap telah disiapkan sebagai petugas lapangan, terdiri atas 34 pengawas dan 242 petugas pendata yang akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sidrap. Seluruh petugas juga telah mengikuti pelatihan teknis sebelum turun ke lapangan.
Baca Juga:
“BPS Sidrap telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan guna memastikan pelaksanaan sensus dapat berjalan tepat waktu, lancar, dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujar Andi Asmarani.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026, mulai dari sosialisasi hingga fasilitasi kegiatan.
“Kami memohon dukungan seluruh pihak untuk bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan TIR, yaitu terima petugas sensus, isi data dengan benar, dan rahasia data terjaga,” katanya.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Sidrap turut dirangkaikan dengan penyerahan simbolis kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada para petugas sensus sebagai bentuk perlindungan selama menjalankan tugas pendataan di lapangan. (****)