Bupati Sidrap Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sulsel Jadi yang Pertama

Rabu, 10 Juni 2026 16:12 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

IMG_0626.png
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (10/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena Sulawesi Selatan resmi menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kehadiran Syaharuddin Alrif menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap program strategis nasional yang bertujuan menghadirkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sidrap didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sidrap, Herwin, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dihadiri langsung Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala BPS Sulsel Aryanto, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan penunjukan Sulawesi Selatan sebagai lokasi pencanangan perdana memiliki arti strategis sebagai titik awal persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara nasional.

“Ini adalah kali pertama kita mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di tingkat provinsi. Sulawesi Selatan adalah provinsi pertama,” ujar Amalia.

Ia menjelaskan, data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi nasional, termasuk sektor investasi, perdagangan, industri, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Amalia juga memperkenalkan kampanye TIR, yakni Terima petugas sensus, Isi data dengan benar, dan Rahasia data tetap terjaga, sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan sensus.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Sulsel sebagai provinsi pertama yang mencanangkan Sensus Ekonomi 2026.

Ia berharap seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pendataan sehingga menghasilkan data yang valid dan berkualitas.

“Data yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, investasi, dan pemberdayaan masyarakat ke depan,” kata Andi Sudirman.

Pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas sensus akan mendatangi pelaku usaha dan unit ekonomi di seluruh wilayah untuk menghimpun data yang dibutuhkan.

Partisipasi aktif pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan sensus tersebut. Melalui data yang akurat dan terpercaya, pemerintah diharapkan dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Bagi Kabupaten Sidrap, dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026 juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data, sekaligus menjaga posisinya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. (****)