Wali Kota Munafri Siapkan Road Map Makassar Bebas Asap Rokok

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengendalian tembakau sebagai bagian dari upaya melindungi generasi muda dari paparan nikotin dan asap rokok.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Hasanuddin Center for Tobacco Control and NCD Prevention (Hasanuddin Contact) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita hadir bersama-sama untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia,” ujar Munafri.

Baca Juga: 

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus berupaya memperkuat regulasi dan kebijakan pengendalian tembakau guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.

Menurutnya, Pemkot Makassar mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam menekan konsumsi rokok, termasuk aturan pelarangan penjualan rokok secara ketengan yang telah diatur oleh pemerintah pusat.

“Kami dari pemerintah kota sangat peduli terhadap persoalan ini. Apalagi saat ini sudah ada regulasi yang melarang penjualan rokok secara ketengan,” katanya.

Lebih lanjut, Munafri mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan langkah strategis berupa peta jalan (road map) pengendalian tembakau yang akan menjadi acuan dalam mewujudkan Makassar yang lebih sehat dan ramah bagi generasi mendatang.

Ia menilai perubahan perilaku masyarakat terkait kebiasaan merokok tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, diperlukan perencanaan yang matang serta langkah-langkah yang konsisten dan berkelanjutan.

“Kita harus membuat perencanaan yang baik karena ini berkaitan dengan perubahan kebiasaan. Ini membutuhkan proses yang panjang, sehingga kita harus memiliki langkah-langkah yang kuat untuk memastikan road map menuju Makassar yang bebas rokok dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Munafri juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun kesadaran dari lingkungan keluarga dan diri sendiri. Menurutnya, dampak rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya yang terpapar asap rokok.

“Rokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan dan orang-orang yang berada di sekitar kita,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Hasanuddin Contact, Ridwan Amiruddin, mengatakan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mendukung terwujudnya Kota Makassar sebagai kota layak anak, kota sehat, dan kota yang aman bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: 

Menurutnya, upaya tersebut terus dilakukan melalui pendampingan dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kota Makassar dan seluruh puskesmas yang ada di Kota Makassar.

“Acara ini merupakan bagian dari upaya pendampingan Hasanuddin Contact dalam mengawal Kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, dan kota yang aman,” ujarnya.

Melalui penguatan regulasi, edukasi masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Makassar berharap upaya pengendalian tembakau dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi masa depan. (****)

Editor: El Putra
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories