Makassar Kini
PIP Lepas Aset Strategis, Dukung Pengembangan Stadion Untia
MAKASSARINSIGHT.com — Upaya Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Stadion Untia mendapat dukungan konkret dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan aset yang akan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan stadion yang diproyeksikan sebagai pusat olahraga baru di Kota Makassar.
Penyerahan aset dilakukan Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/6/2026). Prosesi tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat pemerintah kota dan jajaran PIP Makassar.
Langkah ini dinilai menjadi salah satu tahapan strategis dalam membuka ruang pengembangan kawasan Stadion Untia, termasuk pembangunan akses dan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan untuk menunjang operasional stadion di masa mendatang.
Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, menegaskan pihaknya siap mendukung agenda pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar sepanjang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Baca Juga:
- Silmy Karim: Dari Pembaharu Imigrasi ke Pusaran Korupsi
- Rentetan Kasus Korupsi dan Runtuhnya Kepercayaan Investor Asing
- Lantik 91 Pejabat, Bupati Syaharuddin Minta OPD Fokus Layani Warga
“Kami akan terus mendukung program-program strategis dari Bapak Wali Kota Makassar,” ujar Rudy.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, pembangunan kawasan Stadion Untia membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.
“Kolaborasi antarinstansi menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Munafri.
Pria yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, selain pembangunan stadion, pemerintah kota juga tengah mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung agar kawasan Untia berkembang menjadi pusat aktivitas baru yang terhubung dengan baik.
Salah satu fokus utama ialah pembangunan akses jalan menuju stadion. Karena itu, ia meminta dukungan dan pengertian dari pihak PIP Makassar terhadap aktivitas konstruksi yang nantinya berlangsung di kawasan tersebut.
“Kami perlu sampaikan, nanti dalam pembangunannya mungkin jalanan di sana akan berdebu karena mobil besar akan lewat bolak-balik, mohon disupport,” ujarnya.
Selain akses jalan, Pemkot Makassar juga memastikan kebutuhan dasar kawasan stadion akan dipenuhi sejak awal pembangunan.
“Ada dua yang mau kita pastikan, penyediaan air bersih dan juga listrik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, menjelaskan proses hibah merupakan tindak lanjut dari pemanfaatan aset kedua pihak yang selama ini dilakukan melalui mekanisme pinjam pakai.
Baca Juga:
- Praktisi Dorong Kepastian Penanganan Kasus Dugaan Penipuan yang Seret Madam Katy
- Makassar Move Segera Hadir di Lontara+, Hidup Sehat Sambil Awasi Fasilitas Kota
- MHM 2026 Gerakkan Ekonomi Makassar, Hotel Penuh dan UMKM Panen
Menurut Dakhlan, masa berlaku pinjam pakai lahan yang digunakan PIP telah berakhir. Di atas lahan tersebut terdapat sejumlah fasilitas dan akses jalan yang dibangun PIP dan kini masuk dalam kawasan pengembangan Stadion Untia.
“Karena kawasan tersebut masuk dalam pengembangan stadion, maka yang akan diserahkan adalah bangunan dan fasilitas yang berdiri di atasnya,” jelas Dakhlan.
Ia menambahkan, skema hibah berlangsung dua arah. Pemerintah Kota Makassar nantinya juga akan menghibahkan lahan yang saat ini digunakan oleh PIP sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun aset milik PIP yang dibutuhkan pemerintah kota memiliki luas sekitar 8.188 meter persegi. Sementara aset milik Pemerintah Kota Makassar yang saat ini dimanfaatkan PIP mencapai 10.416 meter persegi dan terdapat bangunan serta sebagian ruas jalan lingkar PIP di atasnya.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dalam penyelesaian aspek pertanahan dan aset, yang selama ini menjadi salah satu faktor pendukung percepatan pembangunan Stadion Untia sebagai proyek strategis Pemerintah Kota Makassar. (****)
