Politik
Haris Yasin Limpo Kembali Nahkodai Kosgoro 1957 Sulsel Periode 2026-2031
MAKASSARINSIGHT.com – Haris Yasin Limpo kembali dipercaya memimpin Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Kosgoro 1957 Sulsel yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Minggu (31/5/2026).
Terpilihnya Haris menandai periode keduanya memimpin organisasi yang dikenal sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar tersebut. Musda kali ini merupakan kelanjutan dari persidangan sebelumnya yang sempat ditunda lantaran belum adanya calon yang mendaftarkan diri.
Dalam Musda lanjutan tersebut, Haris menjadi satu-satunya kandidat yang mengajukan diri hingga batas waktu pendaftaran berakhir. Setelah melalui proses verifikasi administrasi dan dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi, forum Musda secara bulat menetapkannya sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel periode 2026-2031.
Baca Juga:
- Perumda Parkir Makassar Pastikan Parkir MHM 2026 Tertib, Tarif Sesuai Aturan
- MHM 2026 Gerakkan Ekonomi Makassar, Hotel Penuh dan UMKM Panen
- Gaji Tidak Naik, Intip 3 Ide Bisnis yang Relevan Saat Krisis
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Mustafa M. Rajab, menjelaskan bahwa agenda Musda yang digelar kali ini sejatinya merupakan kelanjutan dari sidang yang sempat diskors beberapa waktu lalu.
“Saat pelaksanaan Musda sebelumnya belum ada calon yang mengajukan diri. Karena waktu sudah terbatas, forum kemudian mendemisionerkan kepengurusan lama dan menjadwalkan kembali pelaksanaan Musda melalui pencabutan skorsing sidang,” ujar Mustafa.
Menurutnya, pencalonan kembali Haris Yasin Limpo tidak bertentangan dengan ketentuan organisasi karena telah memenuhi seluruh syarat administrasi serta sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kosgoro 1957.
“Beliau memenuhi seluruh persyaratan dan berhak mengajukan diri kembali sebagai calon ketua,” tambahnya.
Usai terpilih, Haris Yasin Limpo menegaskan akan fokus menjalankan dua program strategis selama lima tahun ke depan, yakni memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kaderisasi.
Menurut Haris, konsolidasi hingga tingkat kecamatan menjadi langkah penting agar organisasi mampu bekerja lebih efektif dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Yang pertama berkaitan dengan konsolidasi organisasi sampai tingkat bawah. Ini penting karena organisasi hanya bisa berjalan dengan baik dan bekerja untuk masyarakat jika struktur dan konsolidasinya terbentuk hingga tingkat kecamatan,” kata Haris.
Selain itu, ia menempatkan pendidikan dan pengkaderan sebagai prioritas utama untuk memperkuat peran Kosgoro 1957 sebagai sumber kader Partai Golkar dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Kosgoro harus mempersiapkan kader sebagai sumber kader Golongan Karya. Kita akan menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah. Karena itu, pendidikan kader dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Haris juga mengungkapkan masih terdapat enam kepengurusan kabupaten yang belum definitif dan saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut menyebabkan daerah-daerah tersebut belum memiliki hak suara dalam Musda.
“Masih ada enam daerah yang dipimpin Plt. Kalau statusnya Plt, mereka tidak memiliki hak suara dalam Musda,” jelasnya.
Baca Juga:
- Waspada, Isi Dompet Bisa Sangat Rentan dengan El Nino
- Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Bukti Tata Kelola Makin Baik
- PDAM Makassar Siaga 24 Jam Atasi Krisis Air di Kerung-Kerung
Ia menambahkan, dari total 29 suara yang seharusnya ada dalam forum Musda, hanya sekitar 20 suara yang terdaftar dan memiliki hak suara. Selain berasal dari kepengurusan daerah, suara juga berasal dari lima organisasi gerakan dan lembaga yang berada di bawah naungan Kosgoro 1957.
Musda Kosgoro 1957 Sulsel turut dihadiri sejumlah pengurus PPK Kosgoro 1957, di antaranya Wakil Ketua Umum Mustafa M. Rajab, Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal Helmi Dje, serta Wakil Sekretaris Jenderal Arifin Majid.
Dengan kembali terpilihnya Haris Yasin Limpo, Kosgoro 1957 Sulsel diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader berkualitas untuk menghadapi berbagai tantangan politik dan pembangunan di Sulawesi Selatan dalam lima tahun mendatang. (****)
