Udang Vaname Sulsel Tambakmi Tembus Pasar Amerika dan Jepang

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Produk udang vaname asal Sulawesi Selatan dengan brand Tambakmi berhasil menembus pasar luar negeri. Produk hasil budidaya tersebut telah diekspor ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Jepang.

Keberhasilan tersebut membawa Tambakmi mendapat undangan khusus untuk membuka booth dalam Bursa Wirausaha Unggulan Universitas Hasanuddin (Unhas) yang diselenggarakan Kementerian UMKM RI.

Dalam kegiatan tersebut, Tambakmi menjadi salah satu peserta yang menampilkan produk hasil kelautan dan perikanan. Produk tersebut mendapat perhatian karena tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen luar negeri.

Salah satu founder Tambakmi, Adi, mengatakan produk udang vaname yang dikembangkan bersama timnya telah menjadi bagian dari pasar ekspor, khususnya Amerika Serikat dan Jepang.

Baca Juga: 

“Kami sudah melakukan ekspor ke Amerika, Jepang. Untuk pasar lokal, juga beberapa restoran dan minimarket sedang penjajakan,” ujar Adi, alumni Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, Selasa (15/9/2026).

Dalam mengembangkan usahanya, Adi bersama Head Founder Tambakmi, Fikram, menerapkan sistem hybrid dalam proses budidaya. Salah satu fokusnya adalah memastikan kondisi air dan kebersihan tambak tetap terjaga.

Menurut Adi, capaian Tambakmi saat ini merupakan hasil dari proses panjang dan berbagai pengalaman dalam mengelola usaha budidaya udang. Dinamika produksi, termasuk faktor cuaca dan kesalahan manusia, menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi.

“Kita itu panen dalam tiga bulan sekali. Kadang ada kondisi (cuaca) atau human error yang mengurangi hasil produksi, tapi itu biasa dalam sebuah dinamika usaha,” bebernya.

Dalam satu siklus, proses budidaya hingga panen dilakukan sekitar tiga bulan. Pengelolaan kondisi tambak menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen.

Booth Tambakmi turut dikunjungi Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman dalam kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan tersebut. Kehadiran Maman menjadi bagian dari agenda pemberian motivasi kepada pelaku usaha dan komunitas UMKM yang mengikuti kegiatan.

Baca Juga: 

Bursa Wirausaha Unggulan juga menghadirkan sejumlah komunitas serta inkubator UMKM. Mahasiswa dan masyarakat tampak antusias mengunjungi berbagai booth yang menampilkan produk dan inovasi pelaku usaha.

Selain memamerkan hasil produksi, Tambakmi juga memperkenalkan upaya pemanfaatan material daur ulang untuk kemasan ramah lingkungan (ecogreen).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah kepala daerah yang melihat langsung berbagai produk UMKM dan potensi usaha yang dapat dikembangkan serta dikomersialisasikan di daerah masing-masing. (****)

Editor: El Putra
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories