Makassar Kini
Setahun MULIA: 8.854 Honorer Makassar Jadi PPPK, PJLP Dibuka
MAKASSARINSIGHT.com — Komitmen Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kepastian kerja bagi tenaga honorer mulai menunjukkan hasil. Dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar mencatat, jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi ASN Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.
Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan pengangkatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah kota dalam menuntaskan persoalan tenaga non-ASN sekaligus menekan angka pengangguran.
“Ini jumlah ASN yang diangkat pada awal masa pemerintahan Wali Kota. Dari total formasi 8.963, yang berhasil diisi sebanyak 8.854 orang,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga:
- Tokyo Gas dan Hanwa Kunjungi Pohuwato Pastikan Legalitas BJA
- Yayasan Agung Podomoro Land Peduli Santuni Ribuan Anak Yatim
- Konflik AS-Iran Bisa Picu Harga Pertalite Jadi Rp18.000
Pengangkatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.
Selain PPPK penuh waktu dan paruh waktu, Pemkot Makassar juga menghadirkan solusi bagi tenaga kontrak melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Sekitar dua ribu tenaga kontrak memperoleh kesempatan kerja melalui skema tersebut.
Menurut Kamelia, kebijakan ini bukan sekadar pengangkatan administratif, tetapi juga memberikan kepastian status, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan kerja bagi aparatur yang sebelumnya berstatus honorer.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Munafri menjadikan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas kebijakan pemerintah kota. Penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru dinilai menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga.
Proses pengangkatan PPPK sendiri dilakukan secara bertahap sepanjang 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025. Tahap kedua menyusul dengan 329 tenaga farmasi pada 14 November 2025.
Baca Juga:
- Daya Beli Melemah, Mitme Siap Perkuat UMKM
- Pemkot-Polrestabes Makssar Percepat Transisi Pasar Butung
- Ini Drakor Terbaru dengan Rating Tinggi, Ada Our Universe
Sementara pada tahap ketiga, pemerintah mengangkat 6.607 tenaga farmasi PPPK paruh waktu. Kehadiran ribuan tenaga farmasi ini diharapkan memperkuat sistem pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas layanan kefarmasian bagi masyarakat.
Upaya pemerintah kota juga mulai tercermin pada data ketenagakerjaan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Makassar turun dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.
Penurunan tersebut menjadi indikator awal bahwa kebijakan penataan tenaga kerja dan pembukaan lapangan kerja yang dijalankan Pemkot Makassar mulai memberikan dampak nyata. (*)
