Sport
KONI Keluhkan Dinkes Makassar Abaikan Tawaran Kerja Sama
MAKASSARINSUGHT.com — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menyayangkan sikap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar yang dinilai tidak merespons surat tawaran kerja sama terkait pendampingan pelayanan kesehatan bagi atlet.
Ketua Bidang Kerja Sama KONI Kota Makassar, Andi Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan surat permohonan audiensi kepada Dinkes Makassar sejak 24 Desember 2025. Namun hingga kini, surat tersebut belum mendapat tanggapan.
“Saya memasukkan surat permohonan audiensi tertanggal 24 Desember dengan nomor 207/UND/KONI-MKS/XII/2025, tetapi sampai hari ini belum ada balasan. Saya juga mencoba menghubungi Kepala Dinkes Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, melalui telepon, namun belum mendapat respons,” ujar Lukmanul Hakim, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga:
- HMI Sulsel Nilai Keterlibatan Kodim Sidrap Perlu Evaluasi
- Mitme Day: Wajah Baru Program Edukasi untuk UMKM
- TRC Perumda Parkir Tertibkan Jukir Liar di Jalan Adiyaksa
Pria yang akrab disapa Om Luk itu menjelaskan, tawaran kerja sama tersebut berkaitan dengan rencana pendampingan pelayanan kesehatan bagi atlet Kota Makassar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo pada Juni mendatang.
“Kami hanya berharap adanya kerja sama, minimal dalam bentuk dukungan tenaga kesehatan, fasilitas layanan kesehatan yang memadai, serta sarana transportasi kesehatan selama Porprov berlangsung,” jelasnya.
Baca Juga:
- PMI Salurkan Sejuta Buku bagi Siswa Terdampak Banjir Sumatra
- Ini 5 Tren Makanan Sehat yang Diprediksi Populer Tahun 2026
- Laba Perumda Parkir Makassar 2025 Diproyeksi Rp2,5 Miliar
Namun, niat tersebut belum mendapat tanggapan dari Dinkes Makassar. Menurut Lukmanul, jika program pendampingan kesehatan dapat direalisasikan, hal itu akan memberikan dampak positif bagi keselamatan dan performa atlet Kota Makassar selama bertanding.
“Ini murni untuk kepentingan dan kebaikan atlet. Karena belum ada respons, persoalan ini sudah kami sampaikan kepada Ketua KONI Kota Makassar untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (***)
