Politik
Ketika Presiden Prabowo Hobi Berkunjung ke Negeri Mode
MAKASSARINSIGHT.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis.
Dalam dua tahun masa jabatannya, tercatat sudah empat kali Kepala Negara melakukan lawatan ke Negeri Mode, julukan Prancis. Hal ini menandai intensitas hubungan diplomatik Indonesia–Prancis yang semakin erat.
Kunjungan terbaru ini dimulai setelah Presiden Prabowo menempuh penerbangan sekitar 16 jam dan tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Setibanya di Paris, Presiden disambut oleh Menteri Ketenagakerjaan Prancis serta jajaran kehormatan.
Baca Juga:
- MHM 2026 Siap Digelar, Appi Pastikan Jalur Steril dan Mulus
- Ternyata Begini Cara Awetkan Daging Kurban Agar Tidak Busuk
- Kinerja Solid April 2026, Bank Mandiri Fokus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Kehadiran Kepala Negara juga disambut antusias oleh sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang telah menunggu di lokasi penginapan sejak pagi hari.
Awal State Visit dan Agenda Diplomatik
Menurut keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kunjungan ini merupakan bagian dari state visit resmi yang telah dijadwalkan sejak tahun lalu, meski sempat mengalami beberapa penyesuaian agenda.
“Undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kunjungan ini diharapkan memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Prancis, khususnya di bidang ekonomi, pertahanan, serta hubungan antar kawasan.
Indonesia dipandang sebagai pintu penting Asia menuju Eropa, sementara Prancis menjadi salah satu gerbang utama Eropa menuju Asia Tenggara.
Sebelum rangkaian agenda resmi dimulai, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha serta bersilaturahmi dengan WNI di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris.
Empat Kunjungan ke Prancis dalam Dua Tahun
Sejak dilantik, Presiden Prabowo telah empat kali melakukan kunjungan ke Prancis dengan agenda berbeda:
1. Juli 2025 (Kunjungan Perdana)
Presiden Prabowo menghadiri Parade Militer Hari Bastille di Paris sebagai tamu kehormatan atas undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
2. Januari 2026 (Kunjungan Kerja Singkat)
Kunjungan kerja untuk memenuhi undangan jamuan makan malam di Istana Élysée.
3. April 2026 (Kunjungan Kenegaraan)
Kunjungan yang turut diwarnai agenda nonformal, termasuk pertemuan internal dan momen kebersamaan di sela kegiatan diplomatik.
4. Mei 2026 (Kunjungan Terbaru)
Lawatan yang bertepatan dengan momentum Iduladha, sekaligus memperkuat agenda kerja sama strategis kedua negara.
Baca Juga:
- 18 Tahun SRC, UMKM Lokal Makin Kompetitif dan Melek Digital
- Dari Penyiar Radio ke Wali Kota, Appi Motivasi Mahasiswa FH Unhas
- Sekda Sulsel Jufri Rahman Tekankan Tata Kelola Transparan saat Exit Meeting BPK
Sorotan Publik dan Transparansi Agenda
Kunjungan terbaru ini menjadi perhatian publik setelah pernyataan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardianto mengonfirmasi keberangkatan Presiden Prabowo ke Prancis saat ditanya agenda kenegaraan di hari besar keagamaan.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa seluruh agenda kunjungan telah melalui perencanaan diplomatik yang matang dan bagian dari hubungan bilateral yang berkelanjutan.
Sejumlah respons publik juga muncul di ruang digital, menyoroti frekuensi kunjungan Presiden ke Prancis dalam periode yang relatif singkat.
Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Hadi Zairin pada 27 May 2026
