Makassar Kini
Dari Penyiar Radio ke Wali Kota, Appi Motivasi Mahasiswa FH Unhas
MAKASSARINSIGHT.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membagikan kisah perjalanan hidup dan perjuangannya meniti karier hingga menjadi Wali Kota Makassar saat mengisi kuliah umum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Jumat (22/5/2026).
Dalam kuliah umum bertema sinergi pemerintahan, hukum, dan entrepreneurship, Munafri yang akrab disapa Appi memotivasi mahasiswa untuk berani bermimpi, membangun relasi, serta memiliki jiwa entrepreneur.
“Kesuksesan dibangun melalui visi yang jelas, konsistensi, dan ketekunan. Tidak ada jalan pintas untuk mencapainya,” ujarnya.
Menurut Appi, Kota Makassar membutuhkan lebih banyak entrepreneur karena pertumbuhan kota selama ini ditopang sektor perdagangan dan jasa. Ia menilai ilmu hukum menjadi dasar penting dalam dunia usaha karena menjadi pedoman dalam mengambil keputusan.
Baca Juga:
- Sell in May and Go Away, Mitos yang Jadi Kenyataan Pahit di 2026
- SIM C1 Resmi Hadir di Makassar, Munafri Ajak Komunitas Motor Tertib Berkendara
- Rupiah Tembus Rp17.700, Harga iPhone & Gadget Meroket Juni Nanti!
“Hukum menjadi rambu-rambu dalam melangkah dan mengetahui mana yang benar dan salah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Appi juga menceritakan perjalanan politiknya yang penuh kegagalan sebelum akhirnya memenangkan Pilkada Makassar 2024.
Ia mengaku pernah kalah melawan kotak kosong pada Pilkada 2018, lalu kembali kalah pada Pilkada 2020 di tengah pandemi COVID-19. Namun kegagalan tersebut tidak membuatnya berhenti.
“Tidak ada perjuangan yang dilakukan sampai tuntas yang berakhir sia-sia,” ungkapnya di hadapan mahasiswa.
Baca Juga:
- Perumda Parkir Makassar Bakal Tindak Jukir Liar di Area Konser
- Film Captain Phillips, Kisah Nyata tentang Pembajakan Kapal
- Pemkot Makassar Tegaskan Isu Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota Hoaks
Appi juga mengenang masa mudanya yang penuh keterbatasan ekonomi. Ia mengaku hanya dibiayai orang tuanya selama satu semester kuliah, sebelum akhirnya bekerja sebagai penyiar radio untuk membiayai kuliahnya sendiri.
Selain itu, ia turut membagikan pengalamannya saat memimpin PSM Makassar sejak 2016 hingga berhasil membawa klub tersebut meraih trofi Piala Indonesia 2019 setelah puasa gelar selama 19 tahun.
Menutup kuliah umumnya, Ketua Golkar Makassar itu mengajak mahasiswa Fakultas Hukum Unhas menjadi motor lahirnya kebijakan publik yang cerdas, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat. (****)
