Komunitas
Ketahui 5 Hal Ini Sebelum Bayar Tagihan BPJS Kesehatan
MAKASSARINSIGHT. com - Membayar iuran BPJS Kesehatan secara rutin penting untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif dan layanan kesehatan dapat digunakan sesuai ketentuan. Sebelum membayar, peserta perlu mengetahui batas waktu pembayaran BPJS Kesehatan, mengecek jumlah tagihan, serta memilih metode pembayaran yang praktis dan sesuai kebutuhan.
Kalau kamu masih bertanya tagihan BPJS muncul tanggal berapa, sebenarnya yang lebih penting untuk diperhatikan adalah batas waktu pembayarannya. Untuk peserta mandiri atau PBPU dan BP, iuran BPJS Kesehatan perlu dibayarkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
Berikut lima tips yang bisa kamu perhatikan sebelum membayar tagihan BPJS Kesehatan.
Baca Juga:
- Pimpin Aksi World Clean Up Day, Appi Dorong Kebersihan Jadi Kebiasaan Harian
- Atasi Kekeringan di Pinrang, Andi Sudirman Serahkan 10 Pompa Ponton
- Lepas Penerima Beasiswa Luar Negeri, Gubernur Harap Kembali Mengabdi di Sulsel
1. Ketahui Batas Waktu Pembayaran BPJS Kesehatan
Pertanyaan tagihan BPJS muncul tanggal berapa cukup sering dicari karena peserta ingin mengetahui kapan harus mulai mengecek dan membayar iuran.
Untuk peserta PBPU dan BP, pembayaran iuran dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Karena itu, sebaiknya jangan menunggu mendekati tanggal jatuh tempo untuk mengecek tagihan.
Dengan mengecek lebih awal, kamu punya waktu untuk memastikan jumlah tagihan dan menyiapkan dana yang diperlukan.
2. Pastikan Jumlah Tagihan Sebelum Membayar
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan data peserta dan nominal yang muncul sudah sesuai.
Jumlah yang perlu dibayarkan dapat bergantung pada kepesertaan dan jumlah anggota keluarga yang terdaftar. Karena itu, jangan langsung melakukan pembayaran sebelum melihat rincian tagihannya.
3. Manfaatkan Cara Melihat Tagihan BPJS Secara Online
Sekarang kamu tidak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengecek status pembayaran. Salah satu cara melihat tagihan BPJS secara online adalah melalui aplikasi Mobile JKN.
Peserta dapat menggunakan menu informasi iuran untuk mengetahui tagihan yang perlu dibayarkan. Pengecekan juga dapat dilakukan melalui layanan informasi BPJS Kesehatan lainnya sesuai kanal yang tersedia.
Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kondisi tagihan terlebih dahulu sebelum memilih metode pembayaran.
Baca Juga:
- Pemprov Sulsel Dorong Penambahan Kuota BBM, Antrean di SPBU Jadi Sorotan
- Antrean BBM Mulai Terurai, Pemprov Sulsel Usulkan Tambah Kuota 30 Persen
- Antrean BBM Mulai Longgar, Siswa TK-SMP Makassar Kembali Sekolah
4. Pilih Metode Pembayaran yang Praktis
Setelah mengetahui nominal tagihan, kamu bisa memilih metode pembayaran yang paling praktis. Saat ini, pembayaran tagihan BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan secara online, sehingga kamu tidak perlu datang langsung ke lokasi pembayaran.
Dengan layanan digital, proses pengecekan hingga pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi yang menyediakan fitur pembayaran tagihan. Pastikan nomor peserta atau virtual account yang dimasukkan sudah benar, lalu cek kembali detail tagihan sebelum mengonfirmasi pembayaran.
5. Simpan Bukti Pembayaran
Setelah pembayaran berhasil, jangan lupa menyimpan bukti transaksi. Bukti tersebut dapat membantu jika suatu saat kamu perlu melakukan pengecekan kembali terhadap pembayaran yang sudah dilakukan.
Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Tyo S pada 15 Sep 2026
