Komunitas
Addin Jauharuddin Lantik PW GP Ansor Sulsel, Fokus Kader dan Pangan
MAKASSARINSIGHT.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharuddin, resmi melantik Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Selatan masa khidmat 2026–2030 di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (24/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi GP Ansor Sulawesi Selatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta mengoptimalkan peran pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dalam mendukung pembangunan daerah dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Addin Jauharuddin menekankan pentingnya kader Ansor memiliki kompetensi dan kreativitas untuk menjawab berbagai tantangan zaman. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu mengelola potensi sumber daya manusia yang dimiliki agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kader Ansor harus memiliki kompetensi dan kreativitas. Sahabat-sahabat harus mampu mengelola potensi SDM yang dimiliki untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:
- Irigasi Amparita-Wettee Airi 890 Ha Sawah Sidrap, Bupati: Percepat Pembangunan
- Bupati Sidrap Kawal Pengaspalan Ruas Anabanna-Dongi, Enrekang-Pinrang Kian Dekat
- IGS 2026 Buka Jalan Sister City, 8 Negara Jajaki Kerja Sama Pemkot Makassar
Addin mengatakan, tantangan terbesar GP Ansor saat ini bukan hanya menjaga eksistensi organisasi, tetapi juga menghadirkan program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan kader hingga tingkat ranting.
“Tugas berat kita adalah bagaimana organisasi ini mampu meramu agenda-agenda baru yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat ranting. Dari sanalah kekuatan organisasi akan tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan kepengurusan periode 2026–2030 akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya kader melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, penguatan ideologi kebangsaan, serta pengembangan program-program produktif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Ridwan, penguatan kaderisasi akan berjalan beriringan dengan upaya membangun kemandirian ekonomi organisasi serta mendukung program ketahanan pangan sebagai bentuk kontribusi nyata GP Ansor terhadap pembangunan nasional.
Baca Juga:
- Melihat Hotel Sultan dan Warisan Orde Baru yang Belum Selesai
- Bupati Sidrap Tinjau Irigasi Lasireso, Optimistis Produktivitas Padi Meningkat
- Ekonomi Tumbuh, Bupati Sidrap Harap Sensus Ekonomi 2026 Dapat Data Berkualitas
Mengusung semangat “Ansor Digdaya Menuju Kedaulatan Pangan”, PW GP Ansor Sulsel juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, Nahdlatul Ulama, dunia usaha, kalangan akademisi, dan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menandai awal pengabdian kepengurusan baru dalam memperkuat peran GP Ansor sebagai organisasi kader yang adaptif, inovatif, dan solutif. Melalui semangat kolaborasi dan pengabdian, GP Ansor Sulawesi Selatan diharapkan mampu melahirkan kader-kader berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, daerah, bangsa, dan negara. (****)8
