Makassar Kini
Jelang Laga Big Match Liga I, PSM Makassar Bertekad Pecahkan Rekor Tak Pernah Menang di Kandang Persija
MAKASSARINSIGHT.com - Jelang laga big match antara Persija Jakarta dan PSM Makassar pada lanjutan Liga I musim 2022/2023, Rabu (25/1/2023), fakta unik tersaji. Yakni PSM Makassar tak pernah menang di kandang Persija dalam empat pertemuan terakhir.
Merujuk pada fakta tersebut, PSM Makassar bertekad meraih kemenangan di Stadion Patriot, Bekasi.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan dirinya sudah melihat hasil pertemuan Juku Eja melawan Macan Kemayoran di markasnya. Hasilnya, Persija hanya meraih 3 hasil imbang dan 1 kemenangan.
Baca Juga:
- 265 Fosil Telur Dinosaurus Ditemukan di India, Jenis Titanosaurus
- Makassar Diusulkan Masuk Dalam Jejaring Kota Sehat Se Asia Tenggara
- Familiar dengan Kerja Koperasi, Ini Sejarah Lahirnya! Berawal dari Inggris
- Sir Jim Ratcliffe, Miliarder yang Diisukan Beli Manchester United
- Wali Kota Danny Ingin Bikin Branding Makassar Jadi Kota Makan Enak, Tujuannya Tekan Laju Inflasi
“Dan ini akan menjadi suatu hal yang bisa membangkitkan motivasi kita untuk berikan performa yang lebih baik lagi,” tegas Bernardo Tavares.
Ketatnya persaingan antar kedua tim memang selalu tersaji jika melakoni pertemuan. Namun, PSM selalu gagal merebut poin penuh dari Persija jika mereka bertindak sebagai tuan rumah dalam 4 laga terakhir.
Masing-masing imbang 2-2 (Liga 1 2017), dan kembali imbang 2-2 (Liga 1 2018). Bahkan, pada Liga 1 musim 2019 Persija kembali harus ditahan imbang 0-0 oleh PSM Makassar.
Satu-satunya kemenangan Persija di markas dalam 4 pertemuan di Liga 1, terjadi pada musim kompetisi 2021-2022. Itupun, kompetisi saat itu menggunakan sistem bubble.
Baca Juga:
- Produk UMKM Bulukumba Akan Turut Dipamerkan pada HUT Garuda Indonesia
- Bertubuh Mungil Disebut Akan Lebih Mudah Bertahan Hidup di Bumi pada Masa Datang
- Jelang Laga Lawan PSM Makassar, Pelatih Bali United Bilang Begini
PSM, harus tunduk dengan skor telah 3-1 pada 22 Maret 2022 lalu. Meski demikian, pelatih asal Portugal itu tak mau terlalu fokus dengan pencapaian tim sebelumnya.
“Karena kita hanya melihat pertandingan ke pertandingan yang lain,” pungkas Bernardo Tavares. (***)