Kegiatan produksi di tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (Dok/AMMN)
MAKASSARINSIGHT.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan mineral terbesar di dunia. Laporan terbaru Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral dan Batubara Indonesia 2025 yang dirilis Badan Geologi bersama data Kementerian ESDM menunjukkan bagaimana negeri ini menyimpan potensi raksasa dari nikel, timah, tembaga, emas, batu bara, hingga minyak dan gas.
Besarnya potensi tersebut tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan industri hilir.
Dalam laporan tersebut, sejumlah komoditas tercatat memiliki porsi signifikan di pasar dunia. Indonesia menguasai cadangan nikel terbesar di dunia, menempati peringkat kedua cadangan timah, serta masuk enam besar pemilik cadangan emas global.
Selain mineral logam, Indonesia juga memiliki potensi energi fosil yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, termasuk 128 cekungan migas dengan 108 di antaranya belum tersentuh eksplorasi. Kondisi ini menunjukkan betapa besarnya ruang pertumbuhan sektor energi dan pertambangan nasional.
Di sisi lain, beberapa komoditas bernilai strategis seperti Aspal Buton hingga beragam bahan galian industri juga tercatat melimpah, meski pemanfaatannya masih jauh dari optimal.
Tantangan besar dalam hilirisasi, eksplorasi, hingga pembangunan industri turunannya menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Jika dikelola dengan tepat, kekayaan mineral dan energi ini berpotensi menjadikan Indonesia sebagai pusat energi dan mineral dunia dalam satu dekade mendatang. Berikut penjelasan lengkapnya.
Mineral Logam
Nikel
Sumber daya mencapai 17,7 miliar ton bijih.
Cadangan mencapai 4,7 miliar ton bijih.
Menjadi cadangan nikel terbesar di dunia.
Timah
Sumber daya mencapai 4,3 miliar ton bijih.
Cadangan mencapai 1,4 miliar ton bijih.
Menempati peringkat kedua terbesar di dunia.
Emas
Sumber daya sekitar 19.500 ton logam.
Cadangan mencapai 4.100 ton logam.
Menempatkan Indonesia dalam peringkat 6 cadangan emas dunia.