Kamis, 10 September 2026 11:59 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com — Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan penyaluran bantuan air bersih gratis hingga ke lorong-lorong permukiman untuk membantu pelanggan yang terdampak krisis air akibat kemarau panjang.
Distribusi dilakukan hingga malam hari dengan mengerahkan mobil pickup yang dilengkapi tandon air. Armada tersebut digunakan untuk menjangkau permukiman yang sulit dilalui mobil tangki, sehingga bantuan dapat diantar lebih dekat ke rumah warga.
Penyaluran bantuan dipimpin Kepala Wilayah Pelayanan IV Perumda Air Minum Kota Makassar Hj Fitriah Gasim bersama jajaran pejabat Wilayah Pelayanan IV. Kehadiran mereka untuk memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan pelanggan di lapangan.
Fitriah mengatakan, penggunaan pickup bertandon merupakan strategi untuk memperluas jangkauan distribusi bantuan air, khususnya ke kawasan dengan akses jalan yang sempit.
Baca Juga:
“Kita melihat bahwa tidak semua wilayah bisa dijangkau oleh mobil tangki, khususnya permukiman yang berada di lorong-lorong sempit. Karena itu kami menyiapkan pickup bertandon agar bantuan air bisa dibawa lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan,” kata Fitriah.
Menurutnya, ukuran pickup yang lebih kecil membuat kendaraan tersebut memiliki mobilitas lebih tinggi sehingga dapat masuk ke lorong yang tidak memungkinkan dilalui mobil tangki.
“Keunggulannya tentu dilihat dari sisi mobilitas. Ukurannya lebih kecil sehingga lebih mudah masuk ke lorong-lorong yang tidak bisa dilalui oleh mobil tangki, jadi air bisa didistribusikan lebih dekat dengan rumah warga,” ujarnya.
Fitriah yang akrab disapa Fifi itu menjelaskan, kehadiran armada pickup membuat distribusi tidak lagi hanya mengandalkan titik pembagian di jalan utama.
“Dengan adanya pickup ini, wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau mobil tangki sekarang bisa kita akses. Jadi bantuan air tidak hanya berhenti di jalan utama, tetapi bisa kita distribusikan sampai lebih dekat dengan permukiman warga,” jelasnya.
Pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menyampaikan permintaan melalui kanal pelayanan PDAM. Setiap laporan kemudian dikoordinasikan dengan tim di lapangan untuk melihat kebutuhan dan kondisi lokasi, termasuk menentukan armada yang paling sesuai.
“Nantinya akan kami koordinasikan dengan tim di lapangan untuk melihat kebutuhan dan kondisi wilayah, termasuk menentukan armada yang paling sesuai untuk menjangkau lokasi tersebut,” katanya.
Fitriah menegaskan, bantuan air tandon tersebut tidak dipungut biaya. Layanan diperuntukkan bagi pelanggan Perumda Air Minum Kota Makassar yang terdampak kemarau panjang dan mengalami keterbatasan pasokan air.
“Bantuan air tandon ini tidak dipungut biaya apa pun. Diperuntukkan khusus pelanggan PDAM yang terdampak kemarau panjang,” tegasnya.
Aksi distribusi air tersebut turut mendapat apresiasi dari warga Bara-Baraya Timur. Ketua RT 04 RW 04 Bara-Baraya Timur mengatakan respons cepat PDAM sangat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
“Terima kasih atas respons cepatnya dalam mengatasi masalah kekeringan atau air PDAM tidak mengalir. Saya rasa hal seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya warga kami,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut dirasakan langsung warga di kawasan lorong, termasuk Lorong 10 dan Lorong 12 Barat-Timur, Bara-Baraya Timur.
Ia menilai penggunaan pickup bertandon menjadi solusi karena kendaraan dapat masuk lebih jauh ke kawasan permukiman yang sulit dijangkau mobil tangki.
Baca Juga:
“Kami berharap distribusi bantuan air bersih dapat dilakukan secara berkala karena kebutuhan air warga masih cukup tinggi selama kemarau,” katanya.
Ia bahkan berharap bantuan dapat dijadwalkan beberapa kali dalam sepekan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
“Kalau bisa dijadwalkan tiga sampai empat kali seminggu karena kebutuhan air sangat kami butuhkan. Terima kasih atas respons cepatnya PDAM, sukses selalu,” tuturnya.
Perumda Air Minum Kota Makassar sebelumnya menyiagakan enam mobil pickup bertandon sebagai armada pendukung distribusi air bersih. Armada tersebut melengkapi mobil tangki yang dikerahkan untuk menjangkau wilayah terdampak kemarau.
Dengan strategi tersebut, PDAM Makassar berupaya memastikan bantuan air tidak hanya tersedia di kawasan yang mudah dijangkau, tetapi juga dapat menembus permukiman padat dan lorong-lorong sempit tempat pelanggan membutuhkan air bersih. (****)