Senin, 19 Januari 2026 09:59 WIB
Penulis:Isman Wahyudi
Editor:Isman Wahyudi

MAKASSARINSIGHT.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, legal, bersih, dan berorientasi pada pelayanan sosial. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad, Kelurahan Kalukkuang, Kecamatan Tallo, masa bakti 2025–2030, Minggu malam (18/1/2026).
Munafri menyoroti masih minimnya masjid di Makassar yang memiliki legalitas wakaf yang jelas. Dari ribuan masjid yang ada, menurutnya, belum sampai seratus yang memiliki dokumen hukum wakaf secara lengkap. Kondisi ini dinilai rawan memicu persoalan hukum di kemudian hari.
“Banyak masjid dibangun oleh generasi terdahulu, tetapi proses wakafnya tidak terdokumentasi dengan baik. Ini berpotensi menimbulkan sengketa,” ujarnya.
Baca Juga:
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Badan Wakaf, dan Badan Amil Zakat untuk mempercepat legalisasi aset wakaf masjid, sekaligus memastikan pengelolaan dana umat berjalan transparan dan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat.
Selain legalitas, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga menekankan kebersihan sebagai indikator utama kualitas pengelolaan masjid. Ia menyebut fasilitas dasar, khususnya toilet, sebagai cerminan kepedulian pengurus terhadap jamaah.
“Kalau toiletnya tidak bersih, jamaah tentu tidak nyaman. Kebersihan masjid itu fundamental,” tegasnya.
Appi juga mengingatkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi harus hadir sebagai pusat aktivitas sosial, ruang komunikasi warga, serta tempat penyelesaian persoalan masyarakat. Karena itu, pengurus masjid diminta benar-benar aktif dan tidak sekadar tercantum dalam surat keputusan.
Ia turut mendorong masjid menjadi ruang pembinaan generasi muda dengan pendekatan ramah anak. Menurutnya, anak-anak tidak boleh dijauhkan dari masjid hanya karena perilaku yang masih wajar.
Baca Juga:
“Biarkan anak-anak bermain di sekitar masjid. Jangan terus dimarahi, karena merekalah generasi penerus yang akan memakmurkan masjid,” ujarnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, Munafri mengingatkan agar masjid dipersiapkan sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak lurah, RT, dan RW bersinergi menciptakan akses dan suasana masjid yang nyaman bagi jamaah. (***)