Maulid Nabi Muhammad SAW di PDAM Makassar, Andi Syahrum Dorong Disiplin Pegawai

Kamis, 03 September 2026 20:18 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

f3f70aba-eb39-4c9a-8b8e-c648b2b9dca2.jpeg
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Tirta Dharma, Kamis (3/9/2026).

Tak sekadar menjadi agenda keagamaan, peringatan Maulid tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong pegawai menerapkan keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan mengangkat tema “Hadirkan Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW pada Setiap Aktivitasmu, Saat Itulah Implementasi Ajaran Agama Hadir dalam Hidupmu.”

Peringatan tersebut dihadiri Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum, Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah Madjid, Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris, Ketua PERISMPAM Syahriati, sekretaris dewan pengawas, serta jajaran pejabat struktural dan pegawai.

Baca Juga: 

Ceramah keagamaan disampaikan Ustaz Amin Hamdat, SE, MM. Dalam tausiyahnya, pegawai diajak tidak berhenti pada peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan, termasuk saat menjalankan tugas sebagai insan perusahaan pelayanan publik.

Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum mengatakan, Maulid menjadi momentum untuk kembali mengingat sekaligus mengimplementasikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, umat Islam sudah memahami berbagai sifat Rasulullah. Tantangannya adalah menerjemahkan nilai tersebut ke dalam perilaku nyata, terutama dalam menjalankan hak dan kewajiban sebagai pegawai.

“Kita sebenarnya sudah mengetahui sifat-sifat Rasulullah. Tinggal bagaimana kita menerapkannya. Kedisiplinan itu sudah menjadi salah satu contoh bagaimana kita meneladani sifat Rasulullah, terutama dalam menjalankan hak dan kewajiban kita sebagai pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar,” kata Andi Syahrum.

Ia menyebut kedisiplinan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja di lingkungan perusahaan. Penerapan aturan, termasuk pemberian sanksi terhadap pegawai yang tidak disiplin, merupakan upaya menjaga standar kerja dan tanggung jawab.

“Alhamdulillah, kita sudah menerapkan kedisiplinan, datang tepat waktu, dan memberikan sanksi kepada teman-teman yang tidak disiplin,” ujarnya.

Selain kedisiplinan, Andi Syahrum menekankan pentingnya penghargaan terhadap dedikasi pegawai, khususnya mereka yang bekerja di lapangan untuk memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan.

Ia mengapresiasi pegawai yang tetap bekerja hingga larut malam ketika terjadi kebocoran jaringan maupun gangguan distribusi air. Menurutnya, karakter pelayanan publik menuntut kesiapsiagaan karena kebutuhan masyarakat terhadap air berlangsung sepanjang waktu.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang bekerja sampai malam, bahkan sampai jam 3 untuk mengecek kalau ada kebocoran. Begitu juga teman-teman yang merespons keluhan pelanggan selama 24 jam,” tuturnya.

Andi Syahrum juga menyinggung kesejahteraan pegawai. Ia berharap peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan seluruh pegawai yang menjadi bagian penting dalam menjalankan pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga: 

“Semua yang kita peroleh, semua yang kita dapatkan, tentunya harus kembali kepada kesejahteraan pegawai,” katanya.

Ia menegaskan, nilai-nilai Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Keteladanan Rasulullah harus tercermin dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran hingga kepedulian terhadap pelanggan.

“Jangan hanya kita memperingati Maulid, tetapi sifat-sifat Rasulullah juga harus kita hadirkan dalam aktivitas kita sehari-hari,” pungkasnya.

Andi Syahrum berharap semangat tersebut semakin memperkuat kebersamaan antarkaryawan sekaligus menjadi landasan moral bagi seluruh pegawai dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Makassar. (****)