Sabtu, 19 September 2026 11:36 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memastikan insentif fiskal yang diperoleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dari pemerintah pusat akan dimanfaatkan untuk mendukung program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Insentif tersebut diraih setelah Pemprov Sulsel menyabet dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Dalam ajang tersebut, Andi Sudirman menerima penghargaan Terbaik I kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat provinsi serta Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Andi Sudirman mengatakan, penghargaan tersebut menjadi lebih bermakna karena disertai insentif fiskal yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan kementerian ini. Luar biasa karena apresiasi yang diberikan juga disertai insentif. Kami sangat tertarik karena mendapatkan penghargaan sekaligus insentif yang nantinya akan dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Andi Sudirman kepada media.
Salah satu rencana pemanfaatan insentif tersebut ialah mendukung program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemprov Sulsel juga membuka peluang menambahkan dukungan anggaran dari APBD provinsi agar bantuan yang diberikan dapat lebih optimal.
“Kami berharap ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi kita semua. Karena ada penghargaan terkait rumah subsidi, tentu insentifnya bisa kita alihkan kembali untuk bedah rumah,” jelasnya.
Andi Sudirman mengatakan, pemerintah akan menghitung jumlah rumah yang dapat dibedah menggunakan insentif tersebut. Jika diperlukan, Pemprov Sulsel akan menambah anggaran untuk memastikan pembangunan rumah dapat direalisasikan.
“Nanti kita hitung berapa yang bisa dibedah, kita cukupkan agar bisa membangun satu rumah. Mungkin akan seperti itu, dan kita juga tetap akan ada tambahan dari provinsi,” imbuhnya.
Selain sektor perumahan, penghargaan di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan juga menjadi dorongan bagi Pemprov Sulsel untuk memperkuat penanganan sampah di kabupaten dan kota.
Andi Sudirman menyebut Sulsel berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam penilaian bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti dengan pembenahan berkelanjutan di tingkat provinsi maupun daerah.
“Kita berharap Sulawesi Selatan terus berbenah, termasuk Makassar yang juga sudah mulai berbenah. Kabupaten dan kota kita dorong, kemarin kita juga banyak membagikan TPS3R di beberapa kabupaten kota,” tuturnya.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, penyediaan fasilitas pengolahan sampah berbasis 3R atau Reduce, Reuse, Recycle menjadi salah satu langkah yang terus didorong untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah.
Ke depan, Pemprov Sulsel juga berencana mendorong penerapan teknologi dalam pengolahan sampah, termasuk melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Andi Sudirman menilai pengembangan PSEL perlu dirancang sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Harapan saya, tahun depan termasuk bagaimana solusi-solusi untuk PSEL. Insyaallah kita akan mulai rancang untuk progresif,” pungkasnya. (****)