Pemkab Sidrap
Kamis, 25 Juni 2026 10:15 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan ruas Anabanna-Bulu Cenrana-Dongi-Salo Bukkang-Tanru Tedong, Rabu (24/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres fisik, kualitas pekerjaan, serta manfaat pembangunan bagi kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah utara Kabupaten Sidrap.
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Camat Pitu Riawa, Ali Husain, Kepala Desa Dongi, serta aparat desa setempat.
Di lokasi, Syaharuddin mengungkapkan bahwa proses pengaspalan pada ruas jalan provinsi tersebut saat ini telah memasuki wilayah Desa Dongi dan Bulu Cenrana.
Baca Juga:
“Ini kita lagi di lokasi pengerjaan ruas provinsi Anabanna-Bulu Cenrana-Dongi-Salo Bukkang-Tanru Tedong. Alhamdulillah tahap pengaspalan di wilayah Dongi dan Bulu Cenrana sudah berjalan,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, keberadaan ruas jalan yang lebih baik akan memangkas waktu tempuh masyarakat menuju sejumlah daerah di sekitarnya, termasuk akses ke Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Pinrang.
“Nanti orang mau ke Enrekang tinggal memotong dan yang mau ke Pinrang juga lebih dekat. Jalan ini kalau sudah mulus semua, mobilitas orang, hasil pertanian, dan distribusi barang jadi lancar,” katanya.
Syaharuddin menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar kualitas pekerjaan benar-benar terjaga dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia meminta pihak kontraktor tidak hanya mengejar kecepatan pekerjaan, tetapi juga memastikan mutu konstruksi, termasuk kualitas aspal, drainase, dan bahu jalan.
“Saya minta kontraktor jaga kualitas aspal, drainase, dan bahu jalan. Kerja cepat boleh, tapi awet harus,” tegasnya.
Baca Juga:
Perbaikan ruas jalan tersebut disambut positif masyarakat di Desa Dongi dan Bulu Cenrana. Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan berlumpur, terutama saat musim hujan, menjadi kendala utama bagi aktivitas warga.
Dengan dimulainya proses pengaspalan, akses antarwilayah diharapkan semakin lancar, tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Kabupaten Sidrap.
Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap pembangunan infrastruktur tersebut menjadi pengungkit konektivitas antarwilayah dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. (*)