BRI Siapkan PMI di Taiwan Jadi Wirausaha lewat Pelatihan dan Pendampingan

Kamis, 30 Juli 2026 15:38 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan (BRI)

TAIPEI - Sebagai wujud komitmen dalam mencetak lebih banyak wirausaha di Indonesia, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli meluncurkan program pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan kick-off yang digelar di Heelung District Fishermen’s Association, Keelung City, Taiwan, pada Minggu, 26 Juli 2026, dengan melibatkan 50 PMI dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam program tersebut, peserta mendapatkan pelatihan yang bersifat praktis, mulai dari membangun pola pikir kewirausahaan, memvalidasi ide bisnis, meningkatkan literasi keuangan dan pengelolaan remitansi, menyusun rencana bisnis, hingga mempelajari manajemen produksi, pemasaran, keuangan, serta strategi branding dan pemasaran digital. Tak hanya itu, BRI juga memberikan pendampingan bisnis secara bertahap agar rencana usaha yang disusun dapat direalisasikan dan berkembang secara berkelanjutan.

Tidak hanya meningkatkan kapasitas kewirausahaan, program ini juga bertujuan membangun jejaring usaha antarsesama PMI, memperkuat literasi keuangan, serta mengarahkan tabungan dan remitansi menjadi modal usaha produktif. Program ini juga memperkenalkan berbagai layanan BRI yang dapat dimanfaatkan peserta, mulai dari layanan remitansi, tabungan, hingga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai dukungan dalam mengembangkan usaha setelah kembali ke Indonesia.

BRI Peduli meluncurkan program pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, gelar pelatihan tingkatkan mindset kewirausahaan, branding, dan literasi keuangan.

BACA JUGA: BRIvolution Reignite Kian Ngebut, BRI Perkuat Kontribusi Danantara

Salah satu PMI yang mengikuti kegiatan ini adalah Sevi Astinih, wanita asal Indramayu, Jawa Barat. Bagi Sevi, mengikuti program tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperluas jejaring dengan sesama PMI yang memiliki semangat dan tujuan yang sama.

"Adanya acara ini sangat menyenangkan karena kami mendapat banyak pengalaman dan teman-teman baru sesama PMI di Taiwan. Melalui kegiatan ini, kami belajar bagaimana mengelola pendapatan, menyusun perencanaan keuangan, hingga memahami pentingnya investasi dan tabungan. Semua materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami," tutur Sevi.

Lebih dari sekadar berbagi pengalaman dengan sesama PMI, Sevi merasakan bahwa materi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan para pekerja migran. Bekal pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, investasi, dan penyusunan rencana usaha semakin menguatkan tekadnya untuk kembali mengembangkan usaha yang sempat tertunda di Indonesia.

"Saya memiliki cita-cita untuk kembali mengembangkan usaha saya di Indonesia yang sempat tertunda. Semoga teman-teman PMI lainnya juga semakin termotivasi. Saya merasa senang karena BRI Peduli bukan hanya hadir mendukung kami selama bekerja di luar negeri, tetapi juga mempersiapkan kehidupan kami setelah kembali ke Indonesia," ujar Sevi.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa pemberdayaan PMI merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang bekerja di luar negeri.

"BRI meyakini bahwa remitansi yang dihasilkan oleh para PMI tidak hanya menjadi sumber penghidupan keluarga, tetapi juga dapat menjadi modal untuk membangun usaha yang produktif dan berkelanjutan," ujar Dhanny.

Dhanny menambahkan, program pemberdayaan ini dibangun dengan prinsip bahwa remitansi perlu dikelola sebagai instrumen kemandirian ekonomi, bukan semata untuk konsumsi. Oleh karena itu, BRI mendorong para PMI agar mampu menyusun rencana usaha yang terukur, memiliki nilai tambah, diferensiasi produk, serta mampu memitigasi risiko usaha sehingga dapat berkembang secara berkelanjutan.

"Kami berharap wadah ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta. Melalui inisiatif ini, BRI ingin mendorong Pekerja Migran Indonesia tidak hanya sukses selama bekerja di luar negeri, tetapi juga siap menjadi wirausahawan mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah asalnya," tegas Dhanny.

Tulisan ini telah tayang di halojatim.com oleh Redaksi pada 30 Jul 2026