Antisipasi Kemarau, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Jumat, 17 April 2026 18:50 WIB

Penulis:Isman Wahyudi

Editor:El Putra

1001106622.jpg
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang. (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau ekstrem yang diprediksi terjadi tahun ini.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan lebih kuat dibanding periode sebelumnya, sehingga berpotensi memicu kemarau panjang, peningkatan risiko kebakaran, serta krisis air bersih di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif dengan mengaktifkan tujuh posko siaga yang tersebar di titik strategis.

“Fokus utama kami selama musim kemarau adalah potensi kebakaran dan kekeringan. Untuk itu, kami membentuk posko khusus agar respons terhadap kondisi darurat bisa lebih cepat,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: 

Tujuh posko tersebut terdiri dari satu posko induk di Jalan Ratulangi serta enam posko pendukung di kawasan Akarena, Ujung Tanah, KIMA, Tamalanrea, Todopuli, dan Manggala.

Selain penanganan kebakaran, Damkarmat juga akan membantu distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan dengan mendukung layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Penyaluran air akan dilakukan menggunakan armada yang tersedia, dengan tetap memastikan kesiapan untuk penanganan kebakaran.

Saat ini, Damkarmat Makassar memiliki sekitar 60 unit armada yang disiagakan di berbagai posko. Seluruh armada tersebut akan dimaksimalkan untuk mendukung pelayanan, baik dalam penanggulangan kebakaran maupun distribusi air bersih.

Fadli mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering. Menurutnya, kondisi tersebut sangat mudah terbakar jika terkena sumber api, seperti puntung rokok atau aktivitas pembakaran sampah.

“Ini yang sering menjadi pemicu kebakaran saat musim kemarau,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah wilayah hingga tingkat RT/RW dalam melakukan pengawasan di area rawan kebakaran sebagai langkah pencegahan dini.

Baca Juga: 

Di sisi lain, Damkarmat Makassar masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana seiring meningkatnya kompleksitas penanganan kebakaran. Salah satunya adalah kebutuhan alat khusus seperti fire blanket untuk menangani kebakaran baterai kendaraan listrik.

Selain itu, armada khusus untuk wilayah perairan seperti speedboat atau fireboat juga dinilai mendesak, mengingat saat ini fasilitas yang tersedia masih terbatas pada perahu karet.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat meminimalkan risiko bencana selama musim kemarau, sekaligus memastikan pelayanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan tetap berjalan optimal bagi masyarakat. (*)