Makassar Kini
Wali Kota Makassar Tangani Aduan, Kanal Karuwisi Bersih Kurang Sejam
MAKASSARINSIGHT.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan respons cepat terhadap aduan masyarakat, khususnya terkait persoalan kebersihan lingkungan dan penanganan sampah di wilayah perkotaan.
Salah satu laporan yang segera ditindaklanjuti datang dari kawasan Kanal Karuwisi–Pettarani pada Senin, 13 April 2026. Kanal yang berada di perbatasan Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar itu dilaporkan mengalami penumpukan sampah cukup parah, sehingga mengganggu aliran air sekaligus merusak estetika lingkungan sekitar.
Menanggapi laporan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi langsung menginstruksikan jajaran pemerintah wilayah, khususnya Kecamatan Panakkukang, untuk bergerak cepat. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pihak kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
Baca Juga:
- Baca Sebelum Kredit Mobil Harga Rp300 Juta, Cek Tips dan Risikonya
- Belanja Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Bisa Bangun 200 Km Jalan
- Pemkot Makassar Benahi TPA Antang, Siapkan Fondasi PSEL
Dengan dukungan alat berat dan armada pengangkut sampah, tim gabungan segera melakukan pengerukan material yang menyumbat aliran kanal. Proses pembersihan berlangsung intensif dan terkoordinasi hingga dalam waktu kurang dari satu jam, tumpukan sampah berhasil diangkat seluruhnya. Aliran air pun kembali lancar dan kawasan tersebut kembali bersih serta tertata.
Camat Panakkukang, Syahril, turut turun langsung memantau proses pembersihan di lokasi. Ia memastikan seluruh penanganan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Menurutnya, penumpukan sampah dipicu oleh terbukanya salah satu saluran kanal di bagian hulu, sehingga aliran sampah dari wilayah Bara-baraya Timur dan Bara-baraya Selatan terbawa arus menuju kawasan Karuwisi hingga Tamamaung.
“Pagi tadi kondisi masih bersih, namun setelah ada bukaan di bagian hulu, sampah langsung mengalir ke titik ini,” ujarnya.
Untuk mempercepat penanganan, pihak kecamatan mengerahkan unsur kebersihan tingkat RT/RW dan berkoordinasi dengan BPBD yang menurunkan personel beserta perahu untuk membantu proses pembersihan kanal.
Baca Juga:
- Makassar Pacu PSEL Senilai Rp3 T, Appi Pastikan Lahan TPA Siap
- Dari Dapur Sederhana, Usaha Kue Perempuan Ini Makin Laris Berkat BRI
- Selat Hormuz Penting untuk Akses Internet hingga Fintech
Syahril menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama lintas wilayah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan menolak adanya saling menyalahkan.
“Kita tidak ingin saling menyalahkan. Ini tanggung jawab bersama. Semua harus berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, pihak kecamatan juga menginstruksikan pemindahan kontainer sampah ke lokasi yang lebih representatif agar tidak menimbulkan kesan kumuh di pinggir jalan. Lahan baru telah disiapkan untuk menampung fasilitas tersebut.
Respons cepat ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat melalui pelayanan publik yang sigap dan solutif. (*)
