Makassar Kini
Sherly Tjoanda Belajar Strategi PAD dan Inflasi di Makassar
MAKASSARINSIGHT.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Sabtu (28/03/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi pengalaman antar daerah, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah dan pengendalian inflasi.
Dalam pertemuan itu, Munafri bersama Melinda menjamu Sherly beserta rombongan dengan beragam kuliner khas Makassar. Salah satunya adalah “nyuknyang” (bakso), yang memiliki nilai nostalgia bagi Sherly.
“Saya bilang sebelum Ibu Gubernur pulang, saya mau ajak mencicipi nyuknyang. Ibu Gubernur juga cerita, dulu orang tuanya setiap ke Makassar selalu membeli nyuknyang,” ujar Munafri.
Baca Juga:
- Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- PSBM XXVI Dongkrak Ekonomi, Munafri Dorong Investasi
- Cloud VPS Dukung Workflow Automation Fleksibel
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah menyempatkan mampir di Rumah Jabatan. Mudah-mudahan Makassar selalu memberikan kesan yang baik. Jika ada yang bisa kami dukung, kami siap,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Makassar sejak kecil, terutama melalui cerita keluarga tentang kuliner khas daerah tersebut.
“Iya, dari kecil memang sering diceritakan ayah, kalau setiap tiba di Makassar pasti beli nyuknyang,” katanya.
Ia juga mengapresiasi jamuan yang disajikan, mulai dari sop konro, nyuknyang, hingga es pisang ijo.
“Terima kasih hari ini saya diajak makan siang oleh Wali Kota bersama Ibu Ketua TP PKK. Tadi ada sop konro, nyuknyang, es pisang ijo, semuanya enak. Di Sulawesi Selatan itu makanannya enak, pilihannya cuma dua, enak dan enak sekali,” kelakarnya.
Baca Juga:
- Tradisi Jamuan Masa Lebaran Picu Lonjakan Food Waste
- 5 Perkara Korupsi yang Menyedot Perhatian Warganet di Indonesia
- Drakor Still Shining, Sajikan Kisah Hidup yang Realistis
Lebih lanjut, Sherly menuturkan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk belajar strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi dari Pemerintah Kota Makassar.
Ia menyebut, Maluku Utara dan Makassar memiliki jumlah penduduk yang relatif setara, sekitar 1,4 juta jiwa. Namun, menurutnya, Makassar mampu mengelola APBD secara lebih optimal.
“Kami sama-sama sekitar 1,4 juta jiwa, tetapi APBD Kota Makassar lebih besar. Karena itu kami belajar bagaimana meningkatkan PAD dan menjaga inflasi. Makassar adalah salah satu kota di Indonesia Timur yang pertumbuhannya sangat baik,” jelasnya.
Diketahui, kunjungan Sherly ke Makassar didahului dengan kehadirannya dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar beberapa hari sebelumnya di Kota Daeng. (***)
