Hukum dan Kriminal
Rumah Peduli Mario Diresmikan, Perkuat Rehabilitasi Narkoba
MAKASSARINSIGHT.com — Lembaga Rehabilitasi Rumah Peduli Mario resmi dibuka melalui acara grand opening yang digelar pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Rumah Peduli Mario merupakan inisiatif Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H. Rusdi Masse (RMS), yang menghibahkan vila dan lahan pribadi miliknya untuk dimanfaatkan sebagai pusat rehabilitasi bagi pengguna dan pecandu narkoba di Sulawesi Selatan.
Lembaga ini difokuskan pada layanan rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna narkoba, dengan pendekatan yang humanis serta didukung sarana dan prasarana yang memadai. Kehadirannya diharapkan memberi kesempatan bagi para pecandu untuk menjalani proses pemulihan secara berkelanjutan.
Baca Juga:
- Warga Keluhkan Aksi Tangkap-Lepas Oknum Intel Kodim Sidrap
- Ini Alasan Muhammadiyah Bisa Jadi Ormas yang Kaya
- 2026, Tarif Listrik Rumah Tangga hingga Industri Aman
Kepala BNN Kabupaten Sidrap, Syahril Said, SH, MH, yang mewakili BNN Provinsi Sulsel, mengapresiasi pendirian Rumah Peduli Mario. Ia menyebut, berdasarkan data nasional, sekitar 1,37 persen penduduk Indonesia masih terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Pecandu narkoba adalah orang sakit yang membutuhkan pemulihan. Pemerintah pusat melalui program Asta Cita Presiden RI mendorong penguatan lembaga rehabilitasi, dan Rumah Peduli Mario hadir untuk mendukung upaya tersebut,” ujar Syahril.
Syahril juga mengungkapkan, jumlah warga yang menjalani asesmen rehabilitasi di Sulsel mencapai 1.595 orang, dengan 182 orang berasal dari wilayah Ajatappareng. Namun, keterbatasan daya tampung membuat hanya 37 orang yang dapat menjalani rehabilitasi di Balai Rehabilitasi Baddoka, Makassar.
“Semoga Rumah Peduli Mario bisa menjadi alternatif tempat rehabilitasi bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Baca Juga:
- Cuaca Ekstrem Akhir Tahun, Munafri Minta Warga Waspada
- Pemkot–DPRD Makassar Sepakati Tiga Ranperda Strategis
- Ini Cara Aktifkan Facebook Pro dan Syarat Monetisasi
Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.IP, MM, menilai Sidrap sebagai lokasi strategis bagi pendirian rumah rehabilitasi karena masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Ajatappareng.
Ia menjelaskan, gagasan pendirian Rumah Peduli Mario telah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap sejak tiga bulan lalu. Menurutnya, kehadiran lembaga ini diharapkan menjadi tempat pemulihan sekaligus pembinaan bagi generasi muda yang terdampak narkoba.
“Ini ide yang sangat positif dan menjadi terobosan bagi Kabupaten Sidrap. Insya Allah, lembaga rehabilitasi ini memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya. (*)
