Perkuat Status Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Perikanan ke KKP

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com, JAKARTA — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Jakarta, Senin (8/6/2026). Syaharuddin didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah, dan diterima langsung Direktur Ikan Air Payau Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak.

Pertemuan itu menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Syaharuddin menegaskan bahwa pembangunan sektor pangan di Sidrap tidak hanya berfokus pada komoditas padi sebagai penghasil beras, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketersediaan protein hewani melalui pengembangan sektor perikanan.

Baca Juga: 

“Sidrap tidak hanya ingin menjadi lumbung beras, tetapi juga memperkuat kontribusi dalam penyediaan sumber protein hewani melalui sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Syaharuddin memaparkan sejumlah program prioritas yang diusulkan untuk dikolaborasikan bersama KKP RI. Salah satunya adalah pengembangan budidaya kolam ikan dan program Mina Padi yang mengintegrasikan usaha perikanan dengan pertanian guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif masyarakat.

Selain itu, Pemkab Sidrap juga mengusulkan program pengelolaan danau melalui kegiatan restocking atau penebaran benih ikan untuk menjaga populasi ikan sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem perairan.

Program lain yang turut diajukan meliputi pengembangan budidaya berbasis bioflok tematik yang dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan, serta pemanfaatan embung sebagai sumber air pendukung budidaya ikan air tawar.

Tak hanya fokus pada pengembangan produksi, Syaharuddin juga berharap KKP RI dapat memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana perikanan di daerah, termasuk pengembangan Balai Benih Ikan (BBI).

“Termasuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas Balai Benih Ikan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN,” kata Syaharuddin.

Baca Juga: 

Sementara itu, Direktur Ikan Air Payau DJPB KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak, menyambut positif berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Fernando optimistis potensi perikanan yang dimiliki Sidrap dapat terus berkembang melalui kolaborasi yang kuat, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan program dari pemerintah pusat, sektor perikanan di Sidrap diharapkan mampu menjadi salah satu penopang utama pembangunan ekonomi daerah, sekaligus melengkapi peran strategis kabupaten tersebut sebagai salah satu lumbung pangan nasional. (****)

Editor: El Putra
Tags Pemkab Sidrap Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories