Ekonomi & Bisnis
Baca Ini, Usia Idealnya Untuk Mulai Investasi
MAKASSARINSIGHT.com - Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan setelah memiliki penghasilan besar atau kondisi keuangan yang benar benar mapan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang menunda investasi hingga bertahun tahun karena merasa belum memiliki dana yang cukup.
Padahal, investasi tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan menyisihkan dana secara rutin dan memahami tujuan keuangan yang ingin dicapai.
Karena itu, pertanyaan mengenai usia ideal untuk mulai investasi sebenarnya tidak memiliki jawaban yang sama untuk setiap orang.
Baca Juga:
- SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Ini Jadwal dan Tahapannya
- Wali Kota Munafri Siapkan Road Map Makassar Bebas Asap Rokok
- Yuk Cek Daftar Gedung Tertinggi Dunia Sepanjang 1909-2026
Semakin Dini Memulai, Semakin Panjang Waktu yang Dimiliki
Salah satu keuntungan memulai investasi sejak usia muda adalah memiliki waktu yang lebih panjang untuk mencapai tujuan keuangan.
Di usia 20-an, misalnya, seseorang biasanya mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan masa depan seperti dana pernikahan, dana pendidikan lanjutan, kendaraan, hingga pembelian rumah pertama.
Dengan rentang waktu yang lebih panjang, seseorang memiliki kesempatan untuk membangun portofolio investasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing masing.
Selain itu, memulai lebih awal juga membantu membentuk kebiasaan finansial yang lebih disiplin dalam jangka panjang.
Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mulai Investasi
Meski banyak ahli keuangan menganjurkan untuk mulai berinvestasi sedini mungkin, bukan berarti mereka yang baru memulai di usia 30 atau 40 tahun kehilangan kesempatan.
Setiap fase kehidupan memiliki tujuan keuangan yang berbeda. Di usia 30-an, fokus investasi sering kali berkaitan dengan kebutuhan keluarga, pendidikan anak, atau persiapan dana pensiun.
Sementara itu, pada usia yang lebih matang, investasi dapat menjadi bagian dari strategi menjaga nilai aset dan mempersiapkan kebutuhan jangka panjang.
Yang terpenting adalah menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi keuangan, tujuan, dan profil risiko masing masing.
Dana Darurat Tetap Menjadi Prioritas
Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memastikan kondisi keuangan dasar sudah cukup sehat. Salah satu langkah yang sering dianjurkan adalah menyiapkan dana darurat terlebih dahulu.
Dana darurat dapat membantu menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa harus mengganggu dana investasi yang telah disiapkan untuk tujuan tertentu.
Selain itu, memiliki pengelolaan keuangan yang lebih teratur juga dapat membantu seseorang berinvestasi dengan lebih nyaman dan sesuai rencana.
Baca Juga:
- Rudianto Lallo Siap Advokasi Aduan Warga Pampang soal Mafia Tanah
- DSI Diharapkan Jadi Instrumen Kunci Kedaulatan Ekonomi Nasional
- Sidrap Raih WTP ke-10 Berturut-turut, Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah
Memulai Investasi Kini Semakin Mudah
Perkembangan layanan keuangan digital membuat akses terhadap berbagai produk investasi menjadi semakin mudah. Masyarakat kini dapat mempelajari berbagai pilihan investasi dan memulai sesuai kemampuan finansial melalui aplikasi digital.
Tidak ada usia yang benar benar terlambat untuk mulai berinvestasi. Namun, semakin cepat seseorang memahami pentingnya mengelola keuangan dan membangun kebiasaan investasi, semakin banyak waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan finansial di masa depan.
Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Tyo S pada 03 Jun 2026
