Gubernur Sulsel Sorot Antrean BBM di Makassar, 50 Operator Baru Dikerahkan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman melakukan pengecekan langsung di sejumlah SPBU di Makassar, Kamis (10/9/2026). (IST)

MAKASSARINSIGHT.com – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar menjadi perhatian Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Selain memastikan ketersediaan stok, kesiapan operator pengisian BBM turut disoroti karena dinilai berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan.

Sorotan itu disampaikan setelah Andi Sudirman melakukan pengecekan langsung di sejumlah SPBU di Makassar. Dalam pengecekan tersebut, ditemukan masih ada SPBU yang kekurangan tenaga operator nozzle sehingga pelayanan pengisian BBM belum berjalan optimal.

Di salah satu SPBU yang dicek, misalnya, hanya terdapat satu operator yang masih dalam masa training. Sementara itu, tiga nozzle lainnya berada dalam posisi standby.

Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan menambah tenaga operator, khususnya untuk SPBU yang beroperasi selama 24 jam.

Baca Juga: 

Hingga saat ini, sekitar 50 tenaga operator baru telah direkrut untuk ditempatkan di 25 SPBU 24 jam di Kota Makassar.

“Penambahan tenaga ini tentu kami harap dapat memperkuat pelayanan di lapangan, mempercepat proses pengisian BBM, serta mengurangi potensi terjadinya antrean panjang di SPBU,” kata Andi Sudirman.

Selain memperkuat jumlah operator, pengawasan penyaluran BBM juga diperketat. Satgas gabungan ditempatkan di setiap SPBU untuk memantau aktivitas pengisian sekaligus memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.

Satgas tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Pertamina, Hiswana Migas, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Andi Sudirman mengatakan pemantauan stok BBM di Sulsel juga akan dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan. Langkah tersebut menjadi pemeriksaan silang terhadap laporan Pertamina mengenai kondisi stok di lapangan.

Baca Juga: 

“Stok BBM Sulsel juga akan kami pantau dalam 1-2 hari ke depan. Sebagai double check laporan pihak Pertamina jika stok aman. Kami memantau semua SPBU bersama satgas,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat tetap bersabar selama proses pengawasan dan penataan pelayanan berlangsung.

“Harap semua warga bersabar, tim satgas sedang bekerja bersama bupati, wali kota dan Forkopimda se-Sulsel,” pungkasnya. (****)

Editor: El Putra
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories