Makassar Kini
Event On The Weekend Tertib, Perumda Parkir Dorong Standar Parkir Event
MAKASSARINSIGHT.com — Perumda Parkir Makassar Raya menilai pengelolaan parkir pada event “On The Weekend” di Parking Lot Ambalat Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (8/8/2026), berjalan tertib dan kondusif. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi evaluasi positif sekaligus bahan acuan untuk meningkatkan standar pengelolaan parkir pada berbagai event yang digelar di Kota Makassar.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa parkir, yang dinilai telah mematuhi pengaturan petugas selama kegiatan berlangsung.
Apresiasi tersebut disampaikan Adi Rasyid Ali saat memimpin Apel Pagi Perumda Parkir Makassar Raya di halaman kantor perusahaan, Senin (10/8/2026). Apel tersebut dihadiri jajaran direksi, tenaga ahli, kepala bagian serta seluruh pegawai.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat pengguna jasa parkir yang telah tertib dan penuh kesadaran mengikuti pengaturan petugas serta menempatkan kendaraannya pada kantong parkir yang telah disediakan,” ujar Adi Rasyid Ali.
Baca Juga:
- InJourney Airports Perkuat Daya Saing UMKM Labuan Bajo di Era Digital
- PT Len Dorong Ekosistem Mobilitas Listrik Nasional yang Aman dan Terintegrasi
- Ini 5 Makanan Tinggi Kolesterol yang Justru Menyehatkan
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengikuti pengaturan parkir menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan sekaligus mencegah gangguan terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Adi juga memberikan apresiasi kepada seluruh juru parkir dan petugas Perumda Parkir yang diterjunkan selama event berlangsung. Ia menilai para petugas telah menjalankan tugas secara profesional dan disiplin sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Saya mengapresiasi seluruh juru parkir yang bertugas. Tetap pertahankan profesionalisme, kedisiplinan dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Tugas kita bukan hanya mengatur kendaraan, tetapi memastikan aktivitas parkir memberikan rasa aman, nyaman dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas,” tegasnya.
Menurut Adi, pola pengelolaan parkir yang diterapkan dalam event tersebut akan menjadi salah satu acuan Perumda Parkir Makassar Raya dalam menangani parkir pada kegiatan-kegiatan publik selanjutnya.
Perencanaan pengelolaan parkir event akan dilakukan secara lebih terukur, mulai dari pemetaan kebutuhan dan kapasitas parkir, penentuan kantong-kantong parkir, penempatan personel dan juru parkir, hingga pengaturan akses keluar-masuk kendaraan.
Koordinasi dengan penyelenggara kegiatan serta instansi terkait juga akan diperkuat sejak tahap persiapan agar kebutuhan parkir dan potensi kepadatan kendaraan dapat diantisipasi lebih awal.
“Pola pengelolaan yang kita terapkan pada kegiatan ini akan menjadi standar ke depan. Setiap event yang berlangsung di Kota Makassar harus didukung dengan perencanaan dan pengelolaan parkir yang baik, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan, kendaraan tertata dan arus lalu lintas tidak terganggu,” katanya.
Ia mengatakan kebutuhan terhadap pengelolaan parkir event yang profesional semakin penting seiring meningkatnya kegiatan publik di Kota Makassar. Karena itu, aspek perparkiran menurutnya harus menjadi bagian dari perencanaan sebuah event, bukan baru ditangani ketika kegiatan telah berlangsung.
“Ke depan, kami ingin setiap penyelenggaraan event memiliki tata kelola parkir yang jelas dan terukur. Perumda Parkir siap berkoordinasi dengan penyelenggara event dan seluruh stakeholder terkait agar persoalan parkir tidak menjadi sumber kemacetan, tetapi justru menjadi bagian dari sistem pendukung keberhasilan sebuah kegiatan,” tambahnya.
Selain kondisi parkir yang dinilai tertib, Perumda Parkir Makassar Raya juga mencatat tidak adanya aduan maupun keluhan masyarakat melalui call center dan kanal media sosial resmi perusahaan selama pelaksanaan event “On The Weekend”.
Adi menyebut nihilnya aduan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pola pengaturan dan pelayanan yang diterapkan petugas di lapangan berjalan dengan baik.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi perusahaan untuk menghentikan evaluasi. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Baca Juga:
- Wali Kota Appi Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di APINDO
- ICMI Sulsel dan CELIOS Bahas Reformasi Pajak Hijau serta Fiskal Daerah
- Pilah Sampah, Kunci Menyelamatkan Kota Makassar
“Nihilnya aduan bukan berarti kita berhenti melakukan evaluasi. Justru ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan standar pelayanan. Setiap kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar harus dipersiapkan dengan manajemen parkir yang terencana, terukur dan terkoordinasi,” jelasnya.
Perumda Parkir Makassar Raya selanjutnya akan terus memperkuat standardisasi pengelolaan parkir event, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme petugas, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, aparat terkait, penyelenggara kegiatan dan stakeholder lainnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Parkir Makassar Raya membangun tata kelola perparkiran yang semakin modern, tertib, terintegrasi dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan pengelolaan yang lebih terencana dan profesional, Perumda Parkir berharap sektor perparkiran dapat menjadi bagian dari pendukung kelancaran setiap event di Kota Makassar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa parkir. (****)
