Perumda Parkir Makassar
Senin, 07 September 2026 17:55 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSUGHT.com — Perumda Parkir Makassar Raya menyiapkan sejumlah strategi pengembangan infrastruktur perparkiran untuk menjawab kebutuhan ruang parkir sekaligus mengurangi penggunaan badan jalan sebagai area parkir di Kota Makassar.
Rencana tersebut dipaparkan Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali saat melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (7/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Adi Rasyid Ali yang didampingi Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto menyampaikan sejumlah program penataan dan pengembangan perparkiran yang dinilai strategis untuk mendukung sistem parkir yang lebih tertib, terintegrasi dan modern.
Baca Juga:
Beberapa rencana yang dipaparkan antara lain pembangunan Satuan Ruang Parkir (SRP) di sekitar Mall Panakkukang, penataan median tengah Jalan Boulevard, serta pembangunan building parkir di sejumlah lokasi.
Perumda Parkir juga mengusulkan pembangunan building parkir khusus kendaraan roda dua di area Kantor Balai Kota Makassar. Selain itu, disiapkan konsep building parkir empat hingga lima lantai di Jalan Balai Kota serta fasilitas parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat di kawasan Taman Macan.
Adi Rasyid Ali mengatakan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Makassar agar persoalan parkir tidak hanya diselesaikan melalui pendekatan operasional, tetapi juga melalui penyediaan infrastruktur dan sistem pengelolaan yang terencana.
“Kami ingin mendorong pengelolaan parkir Kota Makassar menuju sistem yang lebih tertata dan terintegrasi. Penyediaan ruang parkir yang memadai, pembangunan building parkir, penataan kawasan, serta integrasi tarif parkir dengan kegiatan atau event menjadi bagian dari langkah yang kami siapkan untuk mendukung arahan Bapak Wali Kota,” ujar ARA.
Menurutnya, pembangunan fasilitas parkir di kawasan strategis diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang perkotaan. Kehadiran building parkir juga ditargetkan mampu mengurangi kendaraan yang menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir sehingga turut mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Selain infrastruktur, Perumda Parkir mengusulkan konsep integrasi tarif parkir dengan tiket event. Konsep tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian tarif kepada masyarakat sekaligus menciptakan sistem pengelolaan parkir yang lebih tertata saat Makassar menjadi lokasi berbagai kegiatan dan event.
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya Andi Ryan Adrianto menambahkan, setiap rencana pembangunan akan melalui kajian teknis sebelum ditetapkan sebagai program prioritas.
“Kita akan melihat kebutuhan dan potensi parkir di setiap kawasan, termasuk kapasitas kendaraan, pola sirkulasi, serta sistem pengelolaan yang paling sesuai dengan karakteristik kawasan,” jelasnya.
Baca Juga:
Perumda Parkir Makassar Raya juga telah menyiapkan proposal, kajian teknis dan estimasi kebutuhan anggaran sebagai bahan pertimbangan Pemerintah Kota Makassar dalam menentukan tahapan serta skala prioritas pembangunan.
Adi mengatakan, audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi dengan Pemkot Makassar dalam membangun tata kelola perparkiran yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ke depan, pengelolaan parkir di Makassar diharapkan tidak sekadar menjadi layanan penempatan kendaraan. Sistem tersebut diarahkan terintegrasi dengan penataan kota, pengendalian lalu lintas, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat hingga optimalisasi pendapatan daerah.
“Ini bagian dari upaya kami membangun sistem perparkiran yang tidak hanya tertib, tetapi juga mampu mengikuti kebutuhan dan perkembangan Kota Makassar,” pungkasnya. (****)