Selasa, 28 Juli 2026 15:14 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), meminta agar setiap penyelenggaraan event di Kota Makassar didahului kajian teknis terkait kesiapan area parkir sebelum izin diterbitkan.
Hal itu disampaikan ARA menanggapi keluhan masyarakat di media sosial mengenai kemacetan dan semrawutnya parkir saat pelaksanaan sebuah event di kawasan Pipo Mall Makassar, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan kantong parkir resmi sebenarnya telah disiapkan oleh penyelenggara bersama Perumda Parkir. Namun, banyak pengunjung memilih memarkir kendaraan di lokasi yang lebih dekat dengan area acara agar lebih mudah keluar setelah kegiatan berakhir.
Baca Juga:
“Area parkir sudah disiapkan, tetapi sebagian masyarakat memilih parkir di lokasi yang dianggap lebih praktis sehingga tidak perlu berjalan ke kantong parkir resmi,” kata ARA, Senin (27/7/2026).
Ia menegaskan, penataan parkir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan penyelenggara, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan area parkir yang telah disediakan.
“Kalau masyarakat tidak ikut mendukung, persoalan kemacetan dan parkir semrawut akan terus berulang setiap ada event besar di Kota Makassar,” ujarnya.
Baca Juga:
ARA juga mendorong Pemerintah Kota Makassar agar tidak menerbitkan izin penyelenggaraan event sebelum ada rekomendasi teknis dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Perumda Parkir terkait kesiapan kapasitas parkir.
Menurutnya, rekomendasi tersebut penting untuk memastikan lokasi memiliki daya tampung yang memadai sehingga tidak memicu kemacetan maupun parkir liar.
“Selama ini kendala utama setiap event adalah keterbatasan ruang parkir. Karena itu, perencanaan harus melibatkan seluruh instansi terkait sejak awal,” katanya. (****)