Minggu, 19 Juli 2026 06:31 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar melakukan normalisasi Sungai Lekko Paccing sebagai langkah memperkuat pasokan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Panaikang. Upaya ini diharapkan meningkatkan keandalan distribusi air bersih, terutama bagi pelanggan di wilayah utara Kota Makassar.
Pekerjaan normalisasi dilaksanakan di sepanjang Jalan Lemena, Kecamatan Tallo, Rabu (15/7/2026) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, PDAM mengerahkan lima unit dump truck, satu unit excavator, serta puluhan personel untuk mengeruk sedimen dan membersihkan material yang menghambat aliran air.
Berdasarkan catatan PDAM Makassar, kegiatan ini menjadi normalisasi pertama sejak saluran Sungai Lekko Paccing mulai difungsikan sekitar 57 tahun lalu.
Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Kota Makassar, Achmad Kamil Asri, mengatakan normalisasi diperlukan untuk mengoptimalkan kapasitas aliran air baku setelah Intake Manggala kembali beroperasi dengan debit yang lebih besar.
Baca Juga:
“Saluran Sungai Lekko Paccing merupakan jalur utama penyaluran air baku menuju IPA 2 Panaikang. Setelah Intake Manggala kembali beroperasi dengan kapasitas debit yang lebih besar, diperlukan normalisasi agar aliran air tetap optimal dan tidak terhambat endapan sedimentasi,” ujarnya.
Menurut Kamil, sedimentasi yang terjadi selama puluhan tahun menyebabkan kapasitas saluran menurun sehingga perlu dilakukan pengerukan agar suplai air baku menuju instalasi pengolahan tetap lancar.
Ia berharap peningkatan kapasitas saluran tersebut dapat memperkuat distribusi air bersih, khususnya ke kawasan utara Kota Makassar yang sebagian besar dilayani oleh IPA 2 Panaikang.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, turut meninjau langsung proses normalisasi di lapangan. Ia mengapresiasi seluruh personel yang bekerja hingga dini hari demi memastikan infrastruktur penyaluran air baku tetap berfungsi secara optimal.
Baca Juga:
Menurutnya, pemeliharaan infrastruktur air baku menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi memengaruhi debit sejumlah sumber air.
Perumda Air Minum Kota Makassar, lanjut Andi Syahrum, akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap, mulai dari saluran air baku, intake, hingga instalasi pengolahan, guna meningkatkan kualitas dan kontinuitas layanan air bersih kepada pelanggan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PDAM Makassar untuk memastikan sistem penyediaan air minum tetap andal serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat seiring meningkatnya permintaan layanan di berbagai wilayah Kota Makassar. (****)