Selasa, 28 April 2026 21:34 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 harus menjadi momentum kebahagiaan sekaligus penguatan kesejahteraan pekerja.
Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia dan sejumlah serikat buruh di Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).
Pemerintah Kota Makassar menyiapkan perayaan bertajuk May Day Fest yang akan dipusatkan di Lapangan Karebosi. Kegiatan ini dirancang lebih meriah dan inklusif dengan dukungan penuh pemerintah.
“Perayaan ini harus berlangsung aman, tertib, dan penuh kegembiraan sebagai ruang bersama antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” ujar Munafri.
Baca Juga:
Ia memastikan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah dilakukan untuk menjaga keamanan. Selain itu, setiap serikat diminta bertanggung jawab atas anggotanya, termasuk menjaga ketertiban selama kegiatan.
Munafri juga mendorong kolaborasi antara buruh dan pengusaha, termasuk dalam mendukung kebutuhan teknis kegiatan.
Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Andi Malanti, mengapresiasi keterbukaan pemerintah dalam membangun dialog dengan pekerja.
Menurutnya, May Day tidak harus selalu identik dengan aksi demonstrasi, tetapi dapat diisi dengan dialog terbuka untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif.
“Jika ada ruang dialog, itu lebih baik untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.
Baca Juga:
Meski demikian, ia mengakui sebagian serikat tetap menyiapkan aksi sebagai bagian dari dinamika perjuangan buruh. Karena itu, ia menekankan pentingnya forum komunikasi rutin antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Ia juga berharap keberadaan desk ketenagakerjaan dapat berfungsi optimal sebagai wadah pengaduan dan penyelesaian persoalan pekerja.
“Ini menjadi langkah awal memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan di Makassar,” tandasnya. (*)