Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung

Rabu, 15 Juli 2026 13:40 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

b481f9a8-229f-4415-a518-a4a65f064c30.jpeg
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Kota Makassar kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda berskala nasional. Kali ini, ibu kota Sulawesi Selatan dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan Local Fest 2026, festival kreatif besutan USS Networks yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan Indonesia Timur.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026 itu diproyeksikan menjadi salah satu agenda ekonomi kreatif terbesar di Makassar tahun ini dengan target sekitar 15.000 pengunjung dalam sehari.

Kepastian tersebut mengemuka dalam audiensi Founder USS Networks, Sayed Muhammad, bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026).

Founder USS Networks, Sayed Muhammad, mengatakan persiapan penyelenggaraan saat ini memasuki tahap finalisasi, termasuk penentuan lokasi dan berbagai aspek teknis pelaksanaan.

Baca Juga: 

“Local Fest rencananya digelar pada awal Oktober. Saat ini kami masih dalam tahap finalisasi dan berharap seluruh persiapan berjalan lancar sehingga acara dapat terlaksana sesuai rencana,” katanya.

Menurut Sayed, Makassar dipilih karena memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang berkembang pesat, didukung komunitas kreatif yang aktif, pelaku industri lokal yang terus bertumbuh, serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival musik dan gaya hidup.

Mengusung konsep festival sehari penuh, Local Fest akan memadukan pertunjukan musik, pameran fashion, seni, produk kreatif, hingga ruang kolaborasi bagi UMKM, brand lokal, komunitas, dan kreator muda.

“Kami memiliki standar penyelenggaraan yang sudah diterapkan di beberapa kota. Di dalamnya ada festival musik, fashion, seni, dan yang paling penting kami akan banyak berkolaborasi dengan kreator lokal, mulai dari brand, seniman hingga musisi asal Makassar,” ujarnya.

Ia menegaskan kolaborasi dengan pelaku kreatif daerah menjadi identitas utama Local Fest sehingga setiap kota penyelenggara memiliki karakter yang berbeda.

“Sesuai namanya, kami ingin menjunjung karakter dan nilai-nilai lokal dari setiap kota yang kami kunjungi,” katanya.

Selain melibatkan kreator lokal, Local Fest Makassar juga akan menghadirkan sekitar delapan musisi nasional. Namun, daftar pengisi acara masih dirahasiakan dan akan diumumkan setelah seluruh proses kontrak rampung.

Penyelenggara optimistis festival tersebut mampu menarik sekitar 15.000 pengunjung dalam satu hari pelaksanaan.

“Melihat antusiasme masyarakat Makassar yang luar biasa terhadap berbagai festival, kami optimistis target tersebut bisa tercapai,” ujar Sayed.

Selain menjadi ajang hiburan, penyelenggaraan Local Fest diproyeksikan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Ribuan pengunjung diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga meningkatkan penjualan produk UMKM dan brand lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menyambut positif kepercayaan USS Networks memilih Makassar sebagai tuan rumah penyelenggaraan Local Fest 2026.

Menurutnya, festival tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, komunitas, seniman, dan brand lokal.

Baca Juga:

“Ini kesempatan emas bagi Kota Makassar karena dipercaya menjadi tuan rumah salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Kami ingin momentum ini dimanfaatkan dengan melibatkan sebanyak mungkin pelaku ekonomi kreatif lokal,” katanya.

Hendra menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival, mulai dari pendampingan proses perizinan hingga koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan aspek keamanan, parkir, rekayasa lalu lintas, serta kenyamanan pengunjung.

“Kami akan mengawal seluruh proses perizinan sejak awal hingga seluruh rekomendasi diterbitkan. Soal venue, parkir, kemacetan, hingga mitigasi risiko juga menjadi perhatian agar pelaksanaan berjalan aman dan tertib,” ujarnya.

Ia optimistis Local Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas serta semakin memperkuat posisi Makassar sebagai pusat industri kreatif dan destinasi penyelenggaraan event nasional di kawasan Indonesia Timur. (****)