Minggu, 29 Maret 2026 20:02 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Di tengah rutinitas yang padat dan tekanan pekerjaan, banyak orang lupa memberi penghargaan pada diri sendiri. Padahal, kebiasaan sederhana seperti self reward atau memberi apresiasi pada diri sendiri terbukti memiliki dampak besar terhadap kesehatan mental dan produktivitas.
Konsep self reward kini semakin banyak dibahas, termasuk dalam berbagai kajian psikologi yang menekankan pentingnya validasi diri tanpa harus bergantung pada pengakuan orang lain. Melansir dari Medium, self reward pada dasarnya merupakan bentuk penghargaan terhadap usaha dan pencapaian, baik besar maupun kecil.
Cara ini membantu seseorang merasa dihargai atas kerja kerasnya sendiri, sehingga tidak selalu bergantung pada pujian eksternal. Sementara itu, dalam kajian psikologi yang dipublikasikan oleh Psychology Today, self reward disebut sebagai alat penting untuk menjaga motivasi dan kesejahteraan emosional.
Praktik ini bahkan dapat dilakukan dalam bentuk sederhana, seperti memberi afirmasi positif kepada diri sendiri setelah menyelesaikan tugas.
Baca Juga:
Dalam praktiknya, self reward tidak harus berupa hal besar atau mahal. Selain itu, dalam kajian psikologi ucapan sederhana seperti “bagus” atau “kerja bagus” pada diri sendiri, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan produktivitas.
Baca Juga:
Meski begitu, self reward tetap perlu dilakukan secara bijak. Bentuk penghargaan yang diberikan sebaiknya tetap selaras dengan tujuan dan nilai diri, bukan justru menjadi alasan untuk menunda pekerjaan atau melakukan hal yang merugikan.
Dengan menerapkan self reward secara tepat, seseorang tidak hanya menjaga kesehatan mental, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kinerja secara berkelanjutan.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 29 Mar 2026