Bupati Syaharuddin Kenalkan Potensi Sidrap ke 2.200 Mahasiswa KKN Unhas

Minggu, 21 Juni 2026 16:42 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

IMG_0714.png
IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memperkenalkan berbagai potensi dan capaian pembangunan daerah kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69 dalam kegiatan pembekalan di Baruga A.P. Pettarani Unhas, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin memaparkan sejumlah keunggulan Sidrap, mulai dari sektor pertanian modern, lumbung pangan, energi terbarukan, hingga potensi wisata yang dapat dikembangkan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di desa.

Kegiatan itu diikuti ratusan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Gizi, dan Kedokteran Gigi.

“Saya sangat senang bisa berbicara di depan anak-anakku semua pada kegiatan pembekalan KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69. Sebagai Bupati Sidrap, saya dengan senang hati menyambut kedatangan kalian di Kabupaten Sidrap,” kata Syaharuddin.

Baca Juga: 

Ia menyampaikan, sekitar 848 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan akan ditempatkan di Sidrap. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total sekitar 2.200 mahasiswa Unhas yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Sidrap tahun ini.

“KKN kesehatan ini kurang lebih 800 orang yang akan datang ke Kabupaten Sidrap. Saya sambut kalian dengan tangan terbuka. Begitu tiba di Sidrap, saya anggap semuanya sebagai anak sendiri. Kalian bebas datang ke rumah jabatan kapan pun,” ujarnya.

Selain mahasiswa KKN Profesi Kesehatan, terdapat pula mahasiswa KKN reguler yang akan ditempatkan di berbagai wilayah di Sidrap.

Menurut Syaharuddin, kehadiran ribuan mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah.

“Saya sengaja meminta jumlah mahasiswa yang banyak karena saya ingin anak-anak KKN Unhas memperlihatkan dampak ilmu yang telah diperoleh untuk diimplementasikan di desa-desa dan Kabupaten Sidenreng Rappang,” ungkapnya.

Ia juga berharap para mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak di desa agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Dengan kehadiran anak-anak sekalian di Sidrap, saya yakin akan lahir motivasi dan inspirasi bagi anak-anak Sidrap untuk mengikuti jejak kalian kuliah di Unhas,” katanya.

Dalam pembekalan tersebut, Syaharuddin juga memperkenalkan karakteristik dan berbagai prestasi Sidrap. Menurutnya, daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo itu telah berkembang menjadi kawasan pertanian modern dan memiliki sejumlah sektor unggulan.

“Sidrap berada di posisi strategis, masyarakatnya maju dan sejahtera. Pertaniannya sudah modern dan menjadi lumbung beras Indonesia, lumbung telur, lumbung energi terbarukan, sekaligus lumbung penghafal Al-Qur’an,” paparnya.

Ia turut mengajak mahasiswa mengenal sejumlah destinasi yang dapat mendukung program kerja KKN, seperti kawasan Wattang Pulu dengan keberadaan kincir angin dan objek wisata Datae.

“Kalau ke Wattang Pulu, suasananya seperti di Eropa karena ada kincir angin. Di sana bisa menjadi lokasi healing, camping, sekaligus tempat menjalankan program kerja,” ujarnya.

Syaharuddin menjelaskan, Sidrap memiliki 11 kecamatan dan berbatasan dengan lima daerah, yakni Kabupaten Wajo, Pinrang, Soppeng, Enrekang, serta Kota Parepare. Berdasarkan data BPS tahun 2025, Sidrap juga mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Sidrap berada di tengah dan dekat dengan berbagai daerah. Data BPS 2025 menunjukkan Sidrap menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan. Ini menandakan masyarakatnya semakin maju dan sejahtera,” jelasnya.

Dari sisi fasilitas pendukung, Syaharuddin memastikan kebutuhan mahasiswa selama menjalani KKN dapat terpenuhi. Sidrap memiliki tiga rumah sakit daerah, dua rumah sakit swasta, serta puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Sarana dan fasilitas seperti jalan, rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas lainnya tersedia dengan baik. Masyarakat Sidrap juga sangat terbuka dan ramah,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kecamatan di Sidrap memiliki potensi yang berbeda. Kecamatan Pitu Riase dikenal dengan potensi duriannya, sementara Kecamatan Panca Lautang memiliki kekuatan di sektor pertanian dan peternakan.

Baca Juga: 

“Sebelas kecamatan di Kabupaten Sidrap akan membuat kalian menikmati masa KKN dengan bahagia, nyaman, dan serasa berada di kampung sendiri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Syaharuddin mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan momentum KKN untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat bergabung di Sidrap. Tolong praktikkan ilmu yang kalian dapatkan di kampus untuk membantu masyarakat di Kabupaten Sidenreng Rappang. Segera datang ke Sidrap,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Sidrap dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan III PKM Unhas Wahiduddin, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, anggota DPRD Sidrap, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. (****)