Bank Sulselbar Catat Laba Rp308,4 Miliar pada Semester I 2026, Naik 24,59 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 19:10 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

Karyawan Bank Sulselbar melayani nasabah
Karyawan Bank Sulselbar melayani nasabah

MAKASSARINSIGHT.com — PT Bank Sulselbar membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Di tengah perlambatan daya beli masyarakat dan dinamika ekonomi nasional, Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini berhasil mencatat pertumbuhan aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga laba bersih yang meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan kinerja per Juni 2026, aset Bank Sulselbar mencapai Rp35,10 triliun, tumbuh 8,05 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan Juni 2025 yang sebesar Rp32,48 triliun. Realisasi tersebut telah mencapai 97,90 persen dari target Semester I 2026 sebesar Rp35,85 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp22,54 triliun, meningkat 3 persen YoY dibandingkan posisi Juni tahun lalu sebesar Rp21,88 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) sebagai hasil optimalisasi layanan dan penguatan hubungan dengan nasabah.

Rasio CASA Bank Sulselbar juga mengalami peningkatan menjadi 59,92 persen, naik dari 56,04 persen pada Juni 2025. Capaian tersebut melampaui target Semester I 2026 sebesar 57,32 persen, atau mencapai 104,54 persen dari target yang ditetapkan.

Peningkatan CASA menunjukkan struktur pendanaan Bank Sulselbar semakin kuat sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk meningkatkan efisiensi biaya dana.

Di sisi intermediasi, Bank Sulselbar menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp23,72 triliun, meningkat 1,05 persen YoY dibandingkan Juni 2025 sebesar Rp23,47 triliun. Perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan guna menjaga kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

Kinerja tersebut berdampak positif terhadap profitabilitas perusahaan. Hingga akhir Juni 2026, Bank Sulselbar membukukan laba bersih sebesar Rp308,40 miliar, atau tumbuh 24,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp247,52 miliar.

Capaian laba tersebut juga melampaui target Semester I 2026 sebesar Rp239,89 miliar, atau setara 128,56 persen dari target yang telah ditetapkan.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, mengatakan capaian positif tersebut merupakan hasil sinergi seluruh insan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penerapan prinsip kehati-hatian.

“Di balik setiap angka terdapat cerita tentang bagaimana kami bekerja, melayani, dan membangun kepercayaan nasabah. Kinerja positif hingga Juni 2026 menjadi bukti nyata sinergi, kerja keras, dan komitmen seluruh insan Bank Sulselbar,” ujar Hartani.

Memasuki Semester II 2026, Bank Sulselbar menetapkan sejumlah fokus strategis untuk menjaga tren pertumbuhan. Di antaranya meningkatkan penyaluran kredit pada sektor-sektor potensial dengan tetap menjaga kualitas portofolio, memperkuat kualitas aset melalui monitoring kredit yang lebih optimal, meningkatkan penghimpunan dana murah (CASA), menjalankan efisiensi operasional secara berkelanjutan, serta memperbesar pendapatan berbasis komisi (fee based income).

Selain itu, perseroan juga terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada produktivitas dan pelayanan prima guna memperkuat daya saing perusahaan.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung, Bank Sulselbar optimistis mampu mempertahankan kinerja positif sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui pembiayaan sektor produktif, layanan perbankan yang inovatif, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Komitmen tersebut diharapkan dapat terus mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (****)