Pemkot Makassar Mau Perbarui Karebosi, Sudah Siap Rp15 Miliar

Karebosi

MAKASSARINSIGHT.com - Pemkot Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran sekitar Rp 15 miliar untuk proyek revitalisasi Karebosi tahap awal. Anggaran ini difokuskan untuk pembangunan jogging track. 

"Kurang lebih Rp 15 miliar (anggarannya). Sesuai estimasi tim ahli dan tim teknisnya sepertinya hanya itu (jogging track) yang bisa dikerja tahun ini," ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar Andi Pattiware, dilansir Senin (23/5/2022). 

Pattiware menambahkan jogging track nanti yang akan dibangun ini didesain bertingkat atau elevated. Saat ini dalam tahap pemberkasan dokumen lelang untuk segera dilakukan pelelangan atau tender. 

"Jadi elevated. Ada dua jogging track. Di bawah 1, di atas 1. Desain jogging tracknya ini seperti simbol angka 8," tuturnya. 

Proyek revitalisasi Karebosi ini rencananya akan dilakukan beberapa tahap. Ini tujuannya agar masyarakat nyaman berolahraga. Sehingga dibuat lokasi dan sarananya lebih representatif. 

"Rencananya nanti selain jogging track, juga ada pembangunan lapangan, lapangan bola dengan rumput sintetis," jelasnya. 

Dia menambahkan dari 3 lapangan, nantinya ada 1 lapangan yang dibagi 2 untuk fasilitas lainnya. Kemudian arena olahraga akan dilengkapi lampu agar bisa digunakan malam hari. Juga skatepark akan mendapat penanganan. Ada tatami (karpet beladiri, termasuk lapangan mini soccer. 

"Di sisi kirinya ada softball. Terus sisi kanannya ada space, bisa ada panahan, voli atau bagaimana karena nanti kita akan meminta pertimbangan KONI," jelasnya. 

Proyek revitalisasi Karebosi ini disebutnya akan mengubah tampilan Karebosi nanti. Namun menurutnya ini menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Sehingga dilakukan bertahap itupun bila mendapat persetujuan DPRD Makassar. 

"Mulai dari jogging track, lapangan, arena-arena cabang olahraga, termasuk sudah disiapkan loker. Kami juga sudah minta ada semacam creative hub saja," pungkasnya.

Tags Pemkot MakassarBagikan

Related Stories