Politik
Geger! NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR, Ada Apa di Baliknya?
MAKASSARINSIGHT.com - Partai NasDem mengambil keputusan tegas dengan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI, efektif sejak Senin, 1 September 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Sekjen NasDem, Hermawi Taslim, dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Surya Paloh.
Langkah ini diambil setelah kedua kader itu dinilai mengeluarkan pernyataan yang “mencederai perasaan rakyat” serta menyimpang dari semangat perjuangan partai yang mengutamakan aspirasi publik.
Ahmad Sahroni sebelumnya telah dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan ke Komisi I, sementara Nafa Urbach, yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Fraksi di Komisi IX, turut terkena dampak keputusan ini.
Baca Juga:
- Ikuti Tips Ini, 7 Cara Menghemat Uang Sambil Menjaga Lingkungan
- Wali Kota Munafri Imbau Warga Tak Terprovokasi, Jaga Kondusifitas Makassar
- IKA SAKMA SMAK Makassar Resmi Terdaftar, Junaedi Jufri Ajak Alumni Bersatu
NasDem juga menyampaikan belasungkawa atas tewasnya sejumlah warga dalam gelombang aksi massa, dan menegaskan bahwa integritas dan empati terhadap rakyat menjadi fondasi utama perjuangan partai.
Baca Juga:
- Ikuti Tips Kelola Keuangan untuk Para Pensiunan Kelas Menengah
- Waspada Investasi Bodong, Ini 6 Ciri dan Cara Menghindarinya
- Mulai 2026, Pemkot Makassar Terapkan Skema Sewa 50 Mobil Dinas Listrik
Kontroversi mulai menyala ketika Ahmad Sahroni menyebut mereka yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “tolol”, sementara Nafa Urbach dianggap tidak sensitif atas pengakuannya bahwa tunjangan rumah DPR sebesar Rp50 juta per bulan adalah hal yang wajar.
Keputusan ini menandakan NasDem berusaha meredam ketegangan publik dan mempertegas bahwa suara rakyat adalah pijakan utama dalam semua kebijakan partai. (***)