Daftar Kekayaan Fantastis Alexandra Askandar, Naik Rp53 M dalam 2 Tahun

Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Alexandra Askandar. (dok. Bank Mandiri)

MAKASSARINSIGHT.com - Sebagai pejabat tinggi di bank BUMN, Alexandra Askandar memiliki kekayaan yang mencuri perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia terakhir kali melaporkan hartanya pada 19 Maret 2024 untuk periode tahun 2023.

Total kekayaan Alexandra tercatat sebesar Rp163,3 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp130,1 miliar pada 2022 dan Rp109,8 miliar pada 2021. Artinya, kekayaan Alexandra meningkat sekitar Rp53 miliar dalam dua tahun. 

Kekayaannya terdiri dari 17 unit tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi strategis, seperti Jakarta Selatan, Tangerang, Depok, Bogor, Kudus, Sleman, dan Kotabaru. 

Baca Juga: 

Selain itu, Alexandra juga memiliki koleksi kendaraan mewah, termasuk Mercedes Benz, Hyundai IONIQ 5, dan Innova Venturer. Meskipun demikian, ia juga memiliki utang sebesar Rp35 miliar.

Perjalanan Karier Alexandra Askandar di Dunia Perbankan

Dengan kekayaan yang terus meningkat, Alexandra memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Maret 2025, ia resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI). Sebelumnya, ia telah membangun karier yang kokoh di industri keuangan, termasuk di Bank Mandiri.

Alexandra memulai kariernya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 2000 sebagai Assistant Vice President. Berkat dedikasi dan kompetensinya, ia terus mendapatkan promosi ke posisi strategis, termasuk Vice President Corporate Banking hingga 2008. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Senior Vice President dari 2009 hingga 2016.

Pada tahun 2018, Alexandra juga ditunjuk sebagai Komisaris di PT Mandiri Sekuritas. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, sebelum akhirnya menduduki posisi Direktur Corporate Banking dari 2019 hingga 2020. 

Puncak kariernya di Bank Mandiri terjadi pada Oktober 2020, ketika ia diangkat sebagai Wakil Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

Selama masa kepemimpinannya, Bank Mandiri mencatat berbagai pencapaian penting dan semakin mengukuhkan posisinya dalam industri perbankan nasional.

Latar Belakang dan Pendidikan Alexandra Askandar

Lahir pada tahun 1972 di Medan, Sumatera Utara, Alexandra berasal dari keluarga dengan latar belakang perbankan yang kuat. Ayahnya, Achmad Askandar, adalah seorang bankir senior yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 

Sejak dini, Alexandra telah mendapat paparan terhadap industri keuangan, yang kemudian menjadi fondasi bagi karier cemerlangnya di bidang ini.

Untuk pendidikan formalnya, Alexandra meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Boston University di Amerika Serikat dan berhasil memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA). 

Kombinasi pendidikan dalam negeri dan luar negeri ini memberinya wawasan yang luas serta pemahaman mendalam mengenai sistem keuangan global.

Baca Juga: 

Prestasi dan Penghargaan

Sebagai sosok yang berpengaruh di sektor keuangan, Alexandra telah mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi. 

Salah satu pencapaiannya adalah masuk dalam daftar Top 100 Most Outstanding Women in Financial Sector serta penghargaan SOE 2022. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kontribusinya di dunia perbankan diakui tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Idham Nur Indrajaya pada 28 Mar 2025 

Editor: Isman Wahyudi
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories