Covid-19 Sulsel Makin Gawat, Gubernur Salahkan Pemkot Makassar

Nurdin Abdullah

Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu provinsi yang masih dibayangi oleh pandemi Covid-19. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Rabu (9/6/2020), jumlah kasus konfirmasi positif di Sulsel bertambah 189 atau secara total sebanyak 2.383 kasus.

Sebagian besar kasus positif Covid-19 atau sekitar 60% terkonfirmasi itu ada di Kota Makassar yang telah dikategorikan zona merah.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, hal itu tidak lepas dari pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.

"Sehingga kita agak kesulitan juga padahal kita berharap Makassar sebagai episentrum utama. Kita ingin Makassar lebih ketat lagi," katanya seperti ditayangkan dalam Youtube BNPB, Rabu (10/6/2020).

Nurdin pun bilang pergantian kepemimpinan pejabat Wali Kota Makassar sempat menimbulkan kesulitan. Imbasnya, terjadi miss communication atau kesalahpahaman dalam menentukan kebijakan.

Kendati demikian, Nurdin menyebut masih banyak zona hijau di Sulsel, misalnya Kabupaten Toraja Utara. Agar semakin banyak zona hijau ke depan, maka Ia menekankan edukasi akan terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama dalam menggalakkan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

"Kedua, kita dari awal secara aktif tracing kontak. Kenapa ini supaya kita menemukan orang-orang yang ke mana-mana menularkan, termasuk OTG maupun ODP, terus kita lakukan," ujar Nurdin.

Saat ini, lanjut dia, sudah ada peningkatan kapasitas tes laboratorium dari semula hanya bisa memeriksa 350 spesimen per meningkat jadi 800 spesimen per hari. Tujuannya hal itu bisa menekan angka kematian.

"Sehingga betul-betul kita terus melakukan upaya agar bisa cepat mengendalikan Covid-19 ini," kata Nurdin.

Sebagai informasi, Pemkot Makassar saat ini dipimpin oleh Penjabat Wali Kota Yusran Jusuf, yang juga merupakan anak buah Nurdin Abdullah.

Yusran Jusuf merangkap sebagai Kepala Bappelitbangda Sulsel serta Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulsel.

Bagikan

Related Stories