Bupati Ibas Pimpin IOF Luwu Timur, ARA Dorong Wisata dan Misi Kemanusiaan

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com, LUWU TIMUR — Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan, Adi Rasyid Ali (ARA), melantik Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, sebagai Ketua IOF Pengurus Cabang Luwu Timur di Lapangan Batara Guru, Malili, Sabtu (17/10/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan olahraga off-road, mengangkat potensi wisata petualangan, serta memperluas peran organisasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

ARA berharap, di bawah kepemimpinan Irwan Bachri Syam yang akrab disapa Ibas, IOF Luwu Timur dapat berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya aktif menggelar kegiatan otomotif, tetapi juga berkontribusi terhadap promosi pariwisata dan kepentingan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi serta jajaran pengurus harian IOF Pengda Sulsel, termasuk Ketua Harian sekaligus Bendahara Umum IOF Pengda Sulsel, H. Badris Salam, yang juga menjabat Ketua Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, ARA menyampaikan apresiasi kepada Ibas yang bersedia memimpin IOF di Kabupaten Luwu Timur. Menurutnya, keterlibatan kepala daerah dapat memperkuat sinergi antara organisasi otomotif dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan pelantikan Bapak Irwan Bachri Syam sebagai Ketua IOF Kabupaten Luwu Timur. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian serta dukungan beliau terhadap perkembangan olahraga off-road, khususnya di Kabupaten Luwu Timur,” ujar ARA.

Ia mengatakan, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk mengembangkan kegiatan off-road secara terarah, termasuk menghadirkan event berskala regional hingga nasional.

ARA juga menyebut sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan telah mengambil peran sebagai ketua IOF di wilayah masing-masing. Kondisi tersebut dinilainya dapat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan olahraga otomotif, wisata petualangan, dan kegiatan kemanusiaan.

“Kami yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Ibas, IOF Luwu Timur akan semakin maju dan berkembang. Apalagi beliau memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung berbagai kegiatan off-road di daerahnya,” katanya.

Bidik Event Nasional Lewat Jelajah Tiga Danau

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung program IOF, termasuk menjadikan Luwu Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan event off-road di Sulawesi Selatan.

Salah satu agenda yang berpotensi dikembangkan ialah Jelajah Tiga Danau, yang dinilai dapat menjadi daya tarik wisata petualangan sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan alam Luwu Timur kepada masyarakat luas.

ARA optimistis, dengan dukungan pemerintah kabupaten, kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya yakin program Jelajah Tiga Danau dapat menjadi salah satu event unggulan Kabupaten Luwu Timur. Insyaallah, dengan dukungan Bapak Bupati, kegiatan ini dapat kita kembangkan menjadi event berskala nasional yang menghadirkan para off-roader dari berbagai daerah,” jelasnya.

Menurut ARA, event off-road tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang olahraga dan penyaluran hobi. Jika dikelola secara profesional, kegiatan tersebut berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta jasa pendukung pariwisata.

Karena itu, ia berharap penyelenggaraan kegiatan off-road di Luwu Timur dirancang secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan peserta dan kelestarian lingkungan.

IOF Perkuat Misi Sosial dan Kemanusiaan

Di luar pengembangan olahraga otomotif, ARA menegaskan bahwa IOF juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana alam.

Menurutnya, kendaraan khusus dan keterampilan pengemudi off-road dapat dimanfaatkan untuk menjangkau wilayah yang sulit dilalui kendaraan biasa. Kemampuan tersebut berpotensi mendukung distribusi logistik, mobilisasi bantuan, serta akses menuju lokasi yang terisolasi akibat bencana.

ARA mengungkapkan, komunitas off-road telah terlibat dalam sejumlah misi kemanusiaan, termasuk saat bencana di Palu, Luwu, dan beberapa wilayah lain di Sulawesi.

“IOF bukan hanya organisasi yang bergerak di bidang olahraga otomotif atau sekadar menyalurkan hobi off-road. Lebih dari itu, IOF memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana alam. Semangat kemanusiaan dan kebersamaan inilah yang terus kita bangun dalam organisasi,” tegasnya.

Ia berharap, kepengurusan IOF Luwu Timur dapat menerjemahkan semangat tersebut melalui program sosial dan kemanusiaan yang terencana. Salah satunya dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur terkait lainnya.

Dengan koordinasi yang baik, potensi kendaraan dan sumber daya komunitas off-road diharapkan dapat dimanfaatkan secara efektif ketika masyarakat membutuhkan bantuan di wilayah dengan akses terbatas.

“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita berharap IOF dapat hadir dan mengambil peran. Kendaraan dan kemampuan yang kita miliki bukan hanya digunakan untuk kegiatan petualangan, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi sesama, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tambah ARA.

Bangun Sinergi dengan Pemerintah dan Kepolisian

Pelantikan Ibas juga menjadi bagian dari upaya IOF Pengda Sulsel memperkuat jaringan organisasi dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah serta aparat keamanan.

Kehadiran Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi dalam kegiatan tersebut diharapkan turut memperkuat sinergi untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan off-road yang aman, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat.

ARA menilai, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar kegiatan otomotif, wisata petualangan, dan aksi kemanusiaan dapat berjalan dengan baik. Kerja sama tersebut juga penting untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya dalam mobilisasi kendaraan khusus menuju daerah yang sulit dijangkau.

Ia berharap, kepemimpinan Ibas dapat membawa semangat baru bagi komunitas off-road di Luwu Timur sekaligus menjadikan IOF sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang olahraga, pariwisata, sosial, kemanusiaan, dan pelestarian lingkungan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Irwan Bachri Syam atas dukungan dan perhatiannya terhadap IOF. Insyaallah, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat menghadirkan berbagai event off-road yang membanggakan, sekaligus memperkuat peran IOF dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tutup ARA.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Luwu Timur diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata petualangan di Sulawesi Selatan. Pengembangan event seperti Jelajah Tiga Danau juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan antar-off-roader, memperluas promosi potensi daerah, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar menaklukkan medan yang menantang, IOF diharapkan terus mengedepankan keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat. (****)

Editor: El Putra
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories