Makassar Kini
Bapenda Makassar Perkuat Tindak Lanjut Audit BPKP demi PAD Optimal
MAKASSARINSIGHT.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Rapat Pengawasan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang difasilitasi Inspektorat Kota Makassar, Jumat (5/6/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Daerah Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar No. 07, menjadi forum evaluasi lintas perangkat daerah untuk memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPKP ditindaklanjuti secara tepat, terukur, dan berkelanjutan.
Bapenda Makassar diwakili Kepala Bidang Pendaftaran dan Pendataan, Zulfikar Zainal, bersama Kepala Sub Bidang Reklame, Parkir, dan Retribusi Daerah, M. Irsan Abdullah.
Kehadiran Bapenda dalam forum tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pengelolaan keuangan daerah.
Selain menjadi wadah evaluasi, rapat ini juga berfungsi sebagai sarana monitoring dan verifikasi terhadap pelaksanaan rekomendasi hasil audit, baik yang bersifat administratif maupun teknis, agar seluruh perangkat daerah dapat memenuhi target penyelesaian sesuai ketentuan.
Bagi Bapenda Makassar, tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah, khususnya pada sektor pajak reklame, parkir, dan retribusi. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan risiko administrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kehadiran Bapenda dalam rapat ini merupakan wujud komitmen untuk menuntaskan setiap rekomendasi BPKP secara tepat dan terukur. Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi penting dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah demi mendukung pembangunan Kota Makassar,” ujar Zulfikar Zainal.
Sejalan dengan penguatan tata kelola internal, Bapenda Makassar juga terus mendorong transformasi layanan publik berbasis digital melalui pemanfaatan aplikasi PAKINTA. Inovasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan perpajakan sekaligus mempercepat proses administrasi secara lebih efektif, transparan, dan efisien.
Melalui penguatan pengawasan, percepatan tindak lanjut rekomendasi audit, serta digitalisasi layanan, Bapenda Makassar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang semakin optimal. (***)
